Alibaba Rilis Qwen3.8-Max, AI 2,4 Triliun Parameter Penantang OpenAI
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.
Ilustrasi belajar di rumah./Antara-Anis Efizudin
Harianjogja.com, BANTUL—Masa pembelajaran jarak jauh secara daring di Bantul resmi diperpanjang hingga 16 Mei mendatang.
Keputusan perpanjangan tersebut tertulis dalam Surat Edaran Bupati Bantul No.423/01840 tentang Penambahan Masa Pembelajaran Jarak Jauh bagi Peserta Didik pada Masa Darurat Bencana Covid-19 di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Bantul.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Bupati Bantul Suharsono tersebut dijelaskan jika kegiatan belajar untuk tingkat TPA, PAUD dan sederajat mulai 29 April hingga 16 Mei ditiadakan. Sementara untuk pembelajaran daring di tingkat SD, MI, SMP dan sederajat pada 29-16 Mei mendatang. “Sambil menunggu kebijakan program kesetaraan dari Pusat, proses pembelajaran program paket A, B dan C, dapat dilaksanakan secara online,” kata Suharsono dalam surat tersebut.
Selain itu, dalam surat tersebut juga ada ketentuan mengenai teknis pelaksanaan kelulusan, kenaikan kelas, dan penjadwalan pengumuman pada masing-masing jenjang pendidikan. “Berpedoman kepada protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Suharsono.
Kepala Bidang SD Disdikpora Bantul Edy Sutrisno membenarkan adanya perpanjangan masa pembelajaran daring hingga 16 Mei mendatang. Selain memaksimalkan sejumlah aplikasi untuk mendukung pembelajaran secara daring, sejauh ini Disdikpora Bantul masih menunggu keputusan teknis untuk pengumuman serentak.
“Rencana pengumuman kelulusan 9 Juni. Kami masih menunggu pihak provinsi nantinya teknisnya akan seperti apa. Termasuk apakah kami perlu mengeluarkan tanda lulus atau tidak serta kemungkinan penggunaan aplikasi untuk mengumumkannya,” katanya, Minggu (26/4).
Grup Whatsapp
Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Disdikpora Bantul terkait pelaksanaan pembelajaran jarak jauh lebih efektif menggunakan aplikasi Whatsapp. Melalui fitur grup yang ada di aplikasi tersebut, proses pembelajaran hingga pengiriman tugas lebih efektif.
“Ada memang beberapa sempat menggunakan aplikasi lainnya, tetapi tidak maksimal. Sejauh ini kami melihat penggunaan grup Whatsapp lebih efektif, apalagi untuk komunikasi dan juga pengiriman tugas,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.
UAD melantik dekan baru untuk periode kepemimpinan berikutnya guna memperkuat transformasi kampus dan menghadapi akreditasi institusi 2027.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan dengan membangun ekosistem pemberdayaan UMKM
BMKG mengimbau petani menyesuaikan pola tanam dan memilih varietas tahan kering untuk mengurangi risiko gagal panen akibat El Nino.
Warga Desa Kahuman, Klaten, menggelar Sendratari Manusuk Sima untuk mengangkat sejarah Upit, permukiman kuno yang telah berusia 1.160 tahun.
BMKG memprakirakan gelombang laut di perairan selatan Bali mencapai 6 meter pada 5-8 Agustus 2026 akibat aktifnya monsun Australia.