2 Mobil Berpelat Nomor Luar DIY Terpaksa Putar Balik

Sejumlah petugas kepolisian dan Dishub DIY saat melakukan kegiatan pemeriksaan bagi pemudik yang masuk ke wilayah DIY di pos antisipasi mudik lebaran Covid-19 yang berada di Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Minggu (26/4/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
26 April 2020 19:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Sebanyak dua kendaraan berpelat nomor luar DIY dipaksa putar balik oleh petugas yang berjaga di pos antisipasi mudik lebaran Covid-19 di Lumbungrejo, Tempel, Sleman. Hal itu sesuai dengan perintah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X agar pemudik yang kembali ke DIY untuk putar balik per hari ini Minggu (26/4/2020).

Ipda Nur Hasan Rosyid selaku Perwira Kepala Pos Pengamanan Tempel mengatakan jika dua kendaraan tersebut berasal dari Jakarta dan Bogor, Jawa Barat.

"Dua kendaraan tersebut dari total 74 kendaraan yang berasal dari luar DIY. Satu kendaraan berasal dari Jakarta yang ingin menuju ke Pasuruan tapi lewat Jogja. Satu kendaraan berpelat nomor F yang berasal dari Bogor," ujar Ipda Nur Hasan, Minggu (26/4/2020).

Untuk pengendara yang tetap diperbolehkan oleh masuk adalah pengendara yang memang berasal dari DIY dan ber-ktp Jogja. "Yang kami perbolehkan masuk adalah yang memang tinggal di Jogja dan bekerja di luar kota yang kebanyakan dilaju, kemudian pengendara kendaraan bermotor yang memang identitasnya masuk DIY dan kendaraannya berpelat nomor luar daerah," terangnya.

Pihak Dishub DIY mendapat perintah putar balik tersebut baru Minggu (26/4/2020) siang, tepatnya pasca Raja Jogja Sultan HB X memerintahkan untuk melakukan pengetatan di perbatasan bagi kendaraan luar DIY.

"Kami hanya membantu pihak Dishub DIY dalam mengimplementasikan kebijakan dan merupakan leading sector, kami hanya mendukung dalam upaya penindakan," tutupnya.