UNY Donasikan APD Hasil Produk Sendiri

UNY donasikan APD dan wastafel injak portabel karya civitas lintas fakultas kepada empat kabupaten lokasi kampus UNY pada Senin (27/4/2020) - Ist
27 April 2020 20:37 WIB Lajeng Padmaratri Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Setelah beberapa waktu terakhir Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memproduksi beragam alat pelindung diri (APD) melibatkan dosen dan mahasiswanya, hari ini kampus ini mulai membagikan APD tersebut ke empat kabupaten di mana lokasi kampus UNY berada.

Rektor UNY, Profesor Sutrisna Wibawa mengatakan kampus UNY akan membagikan ratusan APD buatan mereka kepada empat kabupaten, yaitu Kabupaten Sleman, Kulonprogo, Bantul, dan Gunungkidul. Sebab, UNY saat ini telah memiliki kampus di keempat daerah tersebut.

Setiap kabupaten akan mendapatkan 100 set coverall jumpsuit, 100 botol hand sanitizer berukuran 1 liter, dan 100 set masker. Untuk Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul akan mendapat 3 unit wastafel injak portabel, sementara untuk Kabupaten Sleman dan Bantul akan mendapat dua unit.

Civitas akademika UNY dari berbagai lintas jurusan terlibat dalam produksi ini. Coverall jumpsuit dan masker diproduksi oleh civitas Jurusan Pendidikan Teknik Busana, hand sanitizer diolah oleh civitas Jurusan Kimia, serta wastafel injak portabel yang dirancang oleh civitas Jurusan Teknik Sipil.

“Ratusan alat pelindung diri ini asli buatan para civitas UNY. Kami bagikan ke empat kabupaten melalui Dinas Kesehatan masing-masing daerah,” kata Sutrisna pada Senin (27/4/2020).

Lokasi kampus utama UNY saat ini terletak di Kabupaten Sleman. Di Kabupaten Bantul, UNY memiliki kampus untuk Jurusan Pendidikan Guru PAUD dan PGSD. Sementara itu, di Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo, UNY mengembangkan pendidikan vokasi yang fokus pada penambahan ketrampilan praktik industri.

Kegiatan yang juga bertepatan dengan rangkaian Dies Natalis UNY ke-56 ini bertujuan untuk turut serta menekan jumlah penyebaran virus corona. Sebab, kata Sutrisna, tugas Tridharma Perguruan Tinggi salah satunya ialah pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Busana, Adam Jarussalem mengatakan ia telah membuat 400 coverall jumpsuit, masker, serta face shield bersama sejumlah dosen dan 10 mahasiswa busana. “Produksinya berlangsung sejak tanggal 6 April. Sembari kuliah dari rumah, kita praktikkan ilmu yang kita miliki dan bisa bermanfaat bagi tenaga medis di lapangan,” kata Adam.