Ratusan Awak Angkutan Peroleh Bantuan

Perwakilan awak angkutan Gunungkidul (kiri) saat menerima secara simbolis bantuan Program Peduli Keselamatan dari aparat Polres Gunungkidul di area Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari, Selasa (28/4/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
28 April 2020 22:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 607 warga yang bekerja sebagai awak angkutan umum mendapatkan bantuan Program Peduli Keselamatan dari Mabes Polri. Setiap penerima mendapatkan uang Rp600.000 per bulan untuk jangka waktu tiga bulan.

Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Tri Nuviyan, mengatakan Program Peduli Keselamatan merupakan kegiatan dari Korlantas Mabes Polri. Program ini rencananya diberikan selama tiga bulan kepada kru angkutan mulai dari sopir, kernet hingga tukang ojek pangkalan.

Dia menjelaskan bantuan sudah mulai didistribusikan sejak pertengahan Maret dan saat ini sudah diterima warga penerima manfaat. “Kuota kami ada 607 kru angkutan. Saat ini bantuan sudah diserahkan kepada penerima,” katanya kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).

Anang menjelaskan bantuan langsung masuk ke rekening masing-masing warga yang terdata. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan di tengah pandemi Corona. “Mudah-mudahan bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan,” katanya.

Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Jarwanto, menambahkan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari upaya penanggulangan pandemi Corona yang dijalankan di Mabes Polri.

Dia tak menampik bantuan belum menyasar ke seluruh kru angkutan di Gunungkidul. Menurutnya, jumlah bantuan terbatas pada kuota sehingga belum seluruh awak angkutan memperolehnya. “Kalau nanti ada lagi kami akan usul agar diberikan kepada awak angkutan yang belum mendapatkan bantuan,” katanya.

Jarwanto menyatakan penerima bantuan wajib mengikuti kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Satlantas Polres Gunungkidul. “Untuk bulan ini sosialisasi fokus pada pencegahan Corona, untuk Mei sosialisasi berkaitan dengan keamanan berkendara, dan Juni tentang etika berlalu lintas yang baik dan benar,” katanya.