Alat Rapid Test di Gunungkidul Hanya 3.100 Unit, Ini Sasaran yang Diutamakan

Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga saat Rapid Test COVID-19 di Taman Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2020). - ANTARA FOTO/Novrian Arbi
05 Mei 2020 12:17 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Infeksi Covid-19 Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga tengah merencanakan rapid tes secara massal terhadap warga yang rentan terpapar.

"Kami rencananakan mulai besok melalui puskesmas-puskesmas secara serentak di semua puskesmas," kata Dewi kepada Harianjogja.com, Senin (4/5/2020).

Dewi mengungkapkan rapid tes secara massal dalam artian bukan massal seluruh masyarakat Gunungkidul, namun sasarannya bagi warga yang didapat dari hasil tracing, pekerja migran hingga warga yang berasal dari wilayah transmisi lokal. Sebab, sampai saat ini alat rapid tes sangat terbatas.

"Alat rapid tes kita terbatas hanya ada 3.100 unit dan belum ada tambahan, jadi tidak semua masyarakat bisa mengaksesnya," paparnya.