Antisipasi Lonjakan Pasien Corona dari Klaster Baru, Pemkab Sleman Siapkan RS Intermediate

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
10 Mei 2020 17:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Selain menyiapkan rumah sakit (RS) rujukan sebanyak 12 unit, gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman juga menyiapkan 13 RS Intermediate yang dipersiapkan untuk penanganan Covid-19. Total ruang isolasi yang disiapkan ada 101 ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo mengatakan total RS Rujukan penanganan kasus Covid-19 di kabupaten Sleman ada 12 RS. 12 rumah sakit tersebut sudah termasuk dengan RS Dr Sardjito.

"Total RS Rujukan dengan Sardjito ada 12. Walaupun Sardjito melalui surat keputusan (SK) dari kementerian kesehatan dan yang 11 sisanya melalui SK gubernur DIY," ujar Joko, Minggu (10/5/2020).

Dengan adanya penambahan klaster baru penyebaran Covid-19 yakni klaster Indogrosir, gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman menyiapkan 13 RS rujukan intermediate melalui SK Bupati. "Mudah-mudahan bisa menampung semua kasus Covid-19," imbuhnya.

Ia dan jawatannya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi DIY maupun RSPAU Hardjolukito terkait dengan penambahan ruang isolasi dan penambahan RS rujukan intermediate.

"Hasilnya RSPAU Hardjolukito menyatakan siap untuk memfasilitasi 100 ruangan isolasi kasus Covid-19. Jadi, kalau ada lonjakan nanti kita kirim ke RSPAU Hardjolukito. Kalau di RSA UGM kan masih tanggal 27 Mei selesainya. RSA UGM juga menyatakan siap 100 ruang isolasi," ungkap Joko.

Adapun 13 RS Intermediate tersebut antara lain: 

1. RSU UAD
2. RSU Mitra Paramedika
3. RSU Ghramedika 10
4. RSU Panti Nugroho
5. RSU Puri Husada
6. RSU Condongcatur
7. RSU Queen Latifa
8. RSU Mitra Sehat
9. RSU Bhaktiningsih
10. RSU At Turots
11. RSK Arvita Bunda
12. RSK Sadewa
13. RSK Sinduadi