Advertisement

Kasus Covid-19 di DIY Terus Melonjak, Pemda Belum Mau PSBB

Abdul Hamied Razak
Senin, 11 Mei 2020 - 22:37 WIB
Bhekti Suryani
Kasus Covid-19 di DIY Terus Melonjak, Pemda Belum Mau PSBB Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman sudah melaporkan perkembangan kasus Covid-19 kepada Pemda DIY. Hasil dari dari pertemuan antara Pemda DIY bersama Pemkan Sleman, Bantul dan Gunungkidul, tak ada opsi PSBB yang diambil.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan meskipun ditemukan klaster baru Indogrosir, tidak ada opsi PSBB yang diambil dalam pertemuan tersebut. Gubernur, kata Joko, lebih menekankan pada protokol penanganan Covid-19. Mulai dari physical distancing, memakai masker dan sebagainya.

Advertisement

Terkait belum PSBB tapi menolak pemudik, lanjut Joko, Gubernur menekankan aturan tersebut sudah disampaikan oleh Presiden. "Gubernur juga mengambil sisi positif dari klaster Indogrosir yang cepat ditemukan. Jika tidak, maka akan menyebar kemana-mana. Yang jelas tidak ada PSBB," kata Joko, Senin (11/5/2020).

Terpisah, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menegaskan jika Pemda DIY belum mengambil opsi PSBB. Sebagai gantinya, Pemda meminta Pemkab Sleman untuk lebih massif lagi melakukan penanganan CoViD-19 di Sleman. "Upaya tracing juga harus terus dilakukan, termasuk bagi lingkungan pasien yang telah dinyatakan positif Covid-19," kata Sultan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Jepang Sambut Kapal Minyak AS Pertama di Tengah Krisis Hormuz

Jepang Sambut Kapal Minyak AS Pertama di Tengah Krisis Hormuz

News
| Minggu, 26 April 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement