Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Ahmad Subaidi
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengajukan 54.000 alat rapid idagnostic test (RDT) ke Pusat, untuk screening awal gejala Covid-19.
Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana, mengatakan terkait ketersediaan rapid tes, saat ini pihaknya sedang meminta pengadaan ke BNPB sebanyak 54.000. “Tapi juga ada pengadaan dari BTT [belanja tak terduga] anggarannya di bidang kesehatan,” ungkapnya, Kamis (14/5/2020).
Sedangkan untuk PCR, saat ini pihaknya telah menerima tambahan PCR sebanyak 26.400 dari BNPB. Untuk menambah kapasitas uji laboratorium, pihaknya juga akan menambah satu laboratorium lagi yakni di Balai Besar Veteriner di Wates, yang saat ini sedang dalam proses perizinan.
Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan untu pelaksanaan rapid tes masal di pasar dan supermarket, diserahkan ke Gugus Tugas Kabupaten dan Kota. “Kami minta segera dilaksanakan. Lokasi pelaksanaan sudah disiapkan dari Kabupaten dan Kota,” katanya.
Di lokasi rapid tes tersebut, rapid tes akan dilakukan secara drive thru, sehingga tidak perlu ada pengumpulan masa. Kemudian hasilnya akan diberitahukan pada kesempatan yang lain. “Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota sudah berkoordinasi, kalau ada yang kurang tenaganya akan disuport daerah lain, termasuk DIY,” ujarnya.
Sementara ketersediaan rapid test di Pemda DIY saat ini tinggal 3.000. Sementara di Kota dan Kabupaten, kata dia, telah mendapat bantuan dari BNPB dan Kementerian Kesehatan sehingga masih memiliki cadangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pemda DIY menganggarkan Rp373 juta untuk perbaikan pagar Mandala Krida pada 2026. DPRD DIY sempat mengusulkan anggaran ditunda.
IMF memperingatkan tekanan utang negara berkembang akibat konflik AS-Iran, sementara perlambatan investasi AI berisiko menekan ekonomi global.
Rupiah melemah 18 poin ke Rp17.918 per dolar AS pada Rabu (14/10/2026), tertekan kenaikan harga minyak dunia dan menanti data inflasi AS.
Polda Metro Jaya menaikkan kasus penganiayaan pengurus BEM UI Hafidz Hernanda ke penyidikan. Polisi memeriksa tujuh saksi dan menelusuri 26 titik CCTV.
KPK mencatat pemulihan aset negara Rp603 miliar hingga triwulan III 2026, termasuk Rp106 miliar dari perkara korupsi pejabat ATR/BPN.