Jalan Godean Rawan Kecelakaan, Bupati Sleman Perintahkan PJU dan Lubang Jalan Dicek
Jalan Godean Sleman menjadi perhatian setelah sejumlah kecelakaan fatal. Bupati Harda Kiswaya perintahkan pengecekan PJU, lubang jalan dan fasilitas keselamatan
Sejumlah kader GP Ansor Sleman mengikuti kegiatan donor darah di GOR Pangukan, Sleman, Minggu (31/5/2020)./Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Kebutuhan darah untuk wilayah Sleman di tengah pandemi Covid-19 terus meningkat. Untuk ikut memenuhi keburuhan kantong darah, ratusan kader Ansor Nahdatul Ulama Sleman menggelar aksi donor darah.
Ketua PC GP Ansor Sleman Aryanto Nugrono mengatakan aksi donor darah tersebut merupakan aksi kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan untuk membantu ketersediaan darah di PMI Sleman.
"Ini bentuk bakti sosial bagi sahabat Ansor, Banser dan warga nandiyin untuk ikut memenuhi kebutuhan stok darah bagi PMI. PMI saat ini sedang membutuhkan stok darah yang banyak," katanya di sela kegiatan donor darah GP Ansor bersama PMI Sleman, Minggu (31/5/2020) di GOR Pangukan.
Dia berharap, aksi kemanusiaan tersebut dapat menjadi agenda organisasi yang bisa dilakukan secara rutin. Ansor Sleman akan melakukan sosialisasi secara maksimal agar peserta yang datang bisa lebih banyak lagi. Total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sekitar 170 orang.
"Sebenarnya banyak juga sahabat Ansor dan juga Banser yang menjadi relawan PMI. Kami akan lakukan edukasi kepada seluruh kader terkait manfaat donor darah baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain," katanya.
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan Pemkab saat ini gencar melakukan donor darah demi memenuhi kebutuhan darah karena sampai saat ini stok kantong darah di Sleman terus menurun sejak merebaknya virus Corona. "Untuk memenuhi kebutuhan stok darah, kami lakukan jemput bola melibatkan banyak elemen masyarakat," ungkap Muslimatun.
Dia menjelaskan, kebutuhan darah di Sleman per hari rata-rata antara 50 hingga 70 kantong. Sebelum pandemi Covid-19, PMI Sleman dapat mengumpulkan antara 50 sampai 75 kantong per harinya. Tetapi saat ini, jumlah kantong darah yang dikumpulkan menurun drastis sehingga Pemkab meminta ASN, TNI/Polri dan elemen masyarakat untuk melakukan donor darah. "Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan darah di Sleman," ucapnya.
Adapun Ketua PMI Sleman Sunartono mengatakan jumlah peserta yang mengikuti aksi kemanusiaan tersebut ditargetkan sebanyak 200 orang. "Kegiatan tersebut mampu terkumpul 122 kantong darah dari 162 Calon pendonor. 40 calon pendonor gagal karena syarat utama tidak mencukupi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Godean Sleman menjadi perhatian setelah sejumlah kecelakaan fatal. Bupati Harda Kiswaya perintahkan pengecekan PJU, lubang jalan dan fasilitas keselamatan
Laptop tiba-tiba panas dan kipas berisik meski tak digunakan bermain game? Cek 7 penyebabnya, mulai dari banyak aplikasi hingga ventilasi berdebu.
Pekerja usia 16-24 tahun di Inggris rata-rata hanya mengambil 2,4 hari cuti sakit. Data ONS dan pakar menjelaskan faktor di balik fenomena tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Cek perbandingan harga baru dan bekas BYD Atto 3, Dolphin, Chery Omoda 5, dan Wuling Alvez pada September 2026.
Pengumuman MagangHub 2026 Batch 2 Angkatan II dijadwalkan 18 September. Cek cara melihat hasil seleksi dan tahapan setelah lolos.