Sultan HB X: DIY Sudah Penuhi Syarat New Normal

Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan arahan soal penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
02 Juni 2020 20:52 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—DIY disebut sudah memenuhi syarat untuk new normal atau kenormalan baru di masa pandemi Covid-19.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan DIY saat ini sebenarnya telah memenuhi syarat new normal karena tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang telah mencapai 70%. “Untuk new normal kan 50 persen, kita [DIY] sudah 70 persen. R0 sudah di bawah satu,” ujar Sultan, Selasa (2/6/2020).

Reproduction Number (RO) Coronavirus Disease (Covid-19) adalah indeks penyebaran Covid-19. RO di bawah 1 menjadi salah satu syarat penerapan new normal.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan R0 Covid-19 di provinsi ini sudah menunjukkan di bawah 1 berdasarkan penghitungan dua pekan terakhir. Meski DIY sebenarnya sudah memenuhi syarat new normal, tetapi Pemda DIY tidak mau gegabah karena R0 bukan satu-satunya indikasi. Menurut dia, persiapan menuju new normal harus benar-benar matang.

 “Kami ingin semua bertanggung jawab terhadap kemungkinan munculnya penularan,” ujarnya.

Pada Selasa (2/6/2020), Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan tidak ada penambahan kasus positif baru Covid-19. Pada hari yang sama, sebanyak dua kasus dinyatakan sembuh setelah hasil laboratorium negatif dua kali berturut-turut.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan laporan ini adalah hasil dari dua laboratorium dengan pemeriksaan sebanyak 99 sampel. “Laboratorium FK UGM off,” katanya.

Dua pasien yang sembuh meliputi Kasus 93, laki-laki 47 tahun warga Sleman, dan Kasus 197, perempuan 42 tahun warga Sleman. Satu pasien dalam pengawasan (PDP) dilaporkan meninggal dunia dalam proses laboratorium, laki-laki 94 tahun warga Sleman. PDP ini memiliki riwayat sakit ginjal.

Total kasus positif Covid-19 di DIY masih tetap 237 kasus, dengan 169 pasien telah sembuh. Adapun yang masih menunggu proses laboratorium yakni sebanyak 141 orang. Kemudian, PDP  meninggal menjadi sebanyak 20 orang.