Cegah Stres Saat Rapid Test Masal, Pasar Godean Siapkan Hiburan Musik

Ilustrasi tes cepat - Antara/Yusuf Nugroho
08 Juni 2020 21:27 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan mengetes cepat pedagang di 14 pasar menggunakan metode rapid diagnostic test (RDT) Covid-19 pada Selasa (9/6/2020). Di tiap pasar, 50 pedagang bakal dites.Di Pasar Godean, antusiasme pedagang untuk ikut RDT cukup tinggi lantaran lebih dari 50 pedagang menyatakan berminat ikut tes. Namun, puluhan orang itu diseleksi ulang lantaran kuota terbatas.

"Sebenarnya ada sekitar 70-an pedagang yang minat, tapi kami pilih 50 saja. Kami beri pengertian bagi pedagang yang belum bisa ikut tes," kata Rubiyanto, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Pasar Godean kepada Harian Jogja, Senin (8/6/2020).

Meski minat ikut tes tinggi, Rubiyanto tak menampik ada pedagang yang khawatir dan resah untuk mengikuti RDT lantaran takut hasilnya reaktif. Bersama Lurah Pasar Godean, ia sudah meyakinkan kepada seluruh pedagang bahwa apapun hasilnya, pedagang tidak akan dikucilkan dan pasar tidak akan tutup.

"Apapun nanti yang terjadi misalkan mereka reaktif, kami tidak akan mempermasalahkan. Karena kalau sampe reaktif, mereka diberi pilihan bisa isolasi di Asrama Haji, bisa di rumah. Semua dibiayai pemerintah," kata dia.

Untuk meminimalkan ketegangan pedagang saat RDT besok, Pasar Godean akan menyiapkan hiburan musik di lokasi RDT yaitu di Puskesmas Godean I. "Sudah kami sampaikan dengan Dinas, saat periksa kita iringi musik, biar nggak stres, nggak ada rasa takut dan khawatir," katanya.

Rubiyanto mengimbau kepada pedagang untuk bisa berdamai dengan Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. Ia juga mengimbau pedagang untuk tidak perlu khawatir dengan hasil tes.

"Kalau besok ada yang reaktif ya tidak apa-apa. Mumpung [tesnya] gratis, kalau sehat juga buat siapa to? Kami wajar-wajar saja asal tetap disiplin protokol kesehatan. Jangan sampai pedagang resah," terangnya.

Petugas Kantor Pasar Godean, Subandi menambahkan ke-50 pedagang itu diharuskan untuk mengikuti RDT sebanyak dua kali yaitu 9 Juni dan 17 Juni untuk memastikan status kesehatannya terkait Covid-19.