Agar Siap Hadapi Pandemi, DIY Perlu Memiliki Konsep Kedaulatan Pangan Terintegrasi

Kegiatan anggota DPRD DIY dalam pemantauan pemanfaatan lahan sempit dengan menanam sayuran. - Ist/DPRD DIY.
09 Juni 2020 12:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--DIY perlu memiliki konsep kedaulatan pangan yang terintegrasi seluruh kabupaten dan kota agar memiliki kesiapan pangan dalam menghadapi kasus serupa pandemi di masa mendatang. Konsep ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan sejumlah lahan tidur atau pekarangan dan bahan pangan lokal.


Ketua Fraksi PDIP DPRD DIY Dwi Wahyu menjelaskan dengan adanya pandemi corona menjadi pelajaran tersendiri bagi semua pihak untuk menyiapkan konsep kedaulatan pangan yang terintegrasi di DIY. Konsep ini agar bisa direalisasikan dalam mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat ketika ada wabah.

"Sekarang ketika ada pandemi corona baru terasa betapa pentingnya konsep kedaulatan pangan. Di mana ketika ini diterapkan sehingga kita siap sewaktu-waktu ketika ada wabah," katanya Senin (8/6/2020).

Ia menambahkan melalui konsep ini sehingga makanan pokok bagi suatu daerah tidak harus sama, melainkan menyesuaikan dengan potensi lokal setiap wilayah. Ia menilai untuk menuju kedaulatan pangan perkembangan teknologi menjadi penguat untuk bertani. Masyarakat bisa memanfaatkan lahan sempit, lahan tidur hingga pekarangan untuk menanam berbagai tanaman pangan.

"Persoalannya di DIY pemanfataan pekarangan ini belum maksimal. Sehingga perlu ada skema, konsep agar masyarakat memiliki keaktifan memanfaatkan pekarangan sekitar rumahnya," ucapnya.

Selain itu, untuk perlunya dilakukan konservasi lahan pertanian, caranya dengan memperketat izin pendirian bangunan. Di sisi lain pemerintah harus merangkul desa melalui konsep desa wisata sekaligus menjadikannya sebagai lumbung pangan.

Dinas Pertanian disarankan melakukan kajian terkait konsep ini kemudian dilakukan pemetaan dan dijadikan dasar pembentukan skema kedaulatan pangan di DIY yang berjenjang dan terintegrasi seluruh DIY.