Stan MPP Dibuka Secara Bertahap, Masyarakat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Puluhan warga memanfaatkan pelayanan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kulonprogo yang berlokasi di Jl. KH Ahmad Dahlan, Dipan, Kecamatan Wates, Selasa (8/1/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
17 Juni 2020 23:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo menyusun standar operasional prosedur (SOP) untuk pengoperasian Mal Pelayanan Publik (MPP) dalam menghadapi tatanan hidup baru atau new normal.

SOP yang rencananya dipaparkan kepada Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulonprogo, Jumat (19/6/2020) menjadi pijakan operasional MPP jika nantinya dibuka kembali. Seperti diketahui, sejak adanya pandemi Covid-19, sebagian besar stan di MPP tutup.

Dari 20 stan, baru empat yang sudah melayani masyarakat secara tatap muka yaitu stan milik DPMPT tentang perizinan dan penanaman modal; Samsat soal perpanjangan STNK tahunan; Bank BPD DIY dan pelayanan air minum dari PDAM Tirta Binangun. "Sambil menunggu arahan dari Satgas Penanggulangan Covid 19 Kulonprogo, kami perkiraan minggu depan secara bertahap stan yang belum buka mulai dibuka kembali," ujar Kepala DPMPT Kulonprogo, Agung Kurniawan, Rabu (17/6/2020).

Agung menerangkan sebanyak 16 stan yang belum buka saat ini tengah bersiap untuk dibuka kembali. Stan telah dibersihkan dan jajarannya juga mengkonfirmasi kesiapan instansi di stan itu untuk layanan tatap muka. "Beberapa stan yang belum buka kini sudah mulai bersiap untuk layanan tatap muka di MPP," ucap Agung.

DPMPT selaku pengelola MPP sudah menyiapkan protokol kesehatan, baik untuk pengunjung maupun petugas yang memberikan pelayanan. Protokol itu meliputi kewajiban memakai masker, jaga jarak, penyediaan tempat cuci tangan dan lainnya.

Agung mengatakan saat ini rata-rata pengunjung MPP hanya berkisar 100 orang per hari. Padahal dalam keadaan normal ketika semua stan buka, angka kunjungan mencapai 1.000 orang per hari. Oleh karena itu, protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan agar lingkungan MPP terbebas dari Covid-19.