Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Foto ilustrasi. /Reuters
Hariajogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan tidak ada tambahan kasus pasien positif pada Kamis (18/6/2020). Total hingga sekarang kasus positif berjumlah 50 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, sudah dua hari tidak ada penambahan pasien positif. Penambahan terkahir terjadi pada Selasa (16/6/2020) di wilayah kecamatan Semin. “Tidak berubah. Adapun jumlah pasien positif ada 50 orang,” kata Dewi, kemarin.
Dia menjelaskan, meski tidak ada tambahan upaya penelusuran melalui tes cepat maupun swab terus dilakukan. “Kita mulai sasar ke tempat-tempat umum yang rawan penularan,” katanya.
Dewi menjelaskan, dari 50 pasien positif, 40 orang sudah dinyatakan sembuh. Adapun sembilan pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit. “Ada satu pasien yang dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Menhub Dudy Purwagandhi meninjau evakuasi KMP Putri Yasmin di Lombok. Satu penumpang meninggal dan 12 orang dirawat
Kajati DIY Sri Kuncoro menemui Wagub Paku Alam X untuk memperkuat sinergi dan siap mendampingi program Pemda DIY dalam aspek hukum.
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.