Golkar Hampir Pasti Rekomendasikan Suharsono-Totok Sudarto

Ilustrasi Partai Golkar - JIBI
29 Juni 2020 22:12 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Partai Golkar memberikan rekomendasi sementara kepada pasangan Suharsono dan Totok Sudarto sebagai bakal pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul. Salah satu alasan partai berlambang pohon beringin ini memberikan rekomendasi dua nama tersebut karena Totok merupakan kader yang sudah lama memiliki kartu tanda anggota (KTA) Golkar.

Bahkan Ketua DPD Golkar Bantul, Paidi, mengatakan KTA yang dimiliki Totok tersebut sudah lama atau sejak Totok Sudarto masih tercatat sebagai aparatur sipil negara (ASN). “Totok sempat tidak aktif karena ASN tidak boleh berpolitik. Tetapi beliau kader Golkar murni,” kata Paidi, Senin (29/6/2020).

Alasan kader tersebut menjadi pertimbangan Golkar mendukungnya untuk maju dalam pemilihan kepala daerah yang digelar 9 Desember mendatang. Menurut Paidi, kader internal yang memiliki potensi sebagai calon kepala daerah memiliki peluang untuk didukung.

Totok Sudarto yang kini digadang-gadang berpasangan dengan Suharsono dalam pilkada merupakan mantan ASN. Ia pernah menjabat sebagai Asisten Sekda Bidang SDM dan Kesejahteraan Rakyat. Kariernya diawali dari guru SD, kepala sekolah hingga menduduki jabatan eselon IIB. Kini Totok menjabat sebagai staf ahli bupati.

Lebih lanjut, Paidi mengatakan rekomendasi yang diberikan kepada Suharsono dan Totok Sudarto baru bersifat sementara. Sikap resmi dukungan Golkar baru dikeluarkan oleh DPP Golkar pada Juli mendatang. Meski demikian, anggota DPRD Bantul ini mengakui kemungkinan perubahan nama yang akan didukung Golkar dalam pilkada cukup kecil. “Kecuali ada dinamika politik bisa saja [dukungan berubah],” kata Paidi. Meski demikian, dia tidak menjelaskan dinamika politik yang dimaksud.

Dikonfirmasi terpisah, Totok Sudarto mengakui dirinya masih memegang KTA Golkar sejak awal menjadi ASN. Menurut dia, pada zaman orde baru hampir semua ASN memiliki KTA Golkar termasuk dirinya.

Terlepas dari soal KTA, Totok mengaku sudah mendapat rekomendasi dari Golkar. Bahkan dirinya langsung ke Jakarta untuk dimintai persetujuan kemudian menandatangani kesepakatan. “Yang jelas saya dan Ketua DPD Golkar Bantul sudah ke Jakarta dan mendapatkan surat dari DPP sekaligus menandatangani kesepakatan,” ujar Totok.

Totok juga menyangsikan jika Golkar berubah haluan dalam mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul. Selain Golkar, kata Totok, yang sudah sepakat mengusung pasangan dengan jargon Noto (Suharsono-Totok) adalah Gerindra, Nasdem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Saat ini dalam proses pendekatan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Namun ia mengklaim yang sudah 60% merapat baru PPP, bahkan laskarnya sudah 100% mendukung lebih dulu. Totok juga mengaku terus membangun komunikasi dengan sejumlah partai untuk mendukungnya. Selain lewat partai, ia juga berupaya menggaet dukungan dari organisasi kemasyarakatan.