Uji Coba Pembukaan Objek Wisata Diperpanjang hingga Akhir Juli

Wisatawan mengunjungi pantai kukup saat masa percobaan new normal, Gunungkidul, Minggu (28/6/2020). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
30 Juni 2020 22:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul memastikan memperpanjang masa uji coba pembukaan destinasi wisata di empat lokasi. Rencananya, uji coba berakhir Selasa (30/6/2020), namun berdasarkan evaluasi diperpanjang hingga 31 Juli 2020.

Sekretaris Dispar Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan jajarannya memutuskan untuk memperpanjang uji coba pembukaan destinasi wisata. Untuk lokasinya masih tetap sama yakni River Tubing Kalisuci, Gunung Api Purba Nglanggeran, Pantai Baron dan Pantai Kukup. “Untuk objek wisata lainnya masih harus menunggu kesiapan dan koordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gunungkidul,” kata Hary kepada wartawan, Selasa.

Menurut dia, selama uji coba hingga Senin (29/6), di empat destinasi jumlah kunjungan sebanyak 12.372 wisatawan. Jumlah ini masih didominasi oleh pengunjung ke kawasan pantai. Adapun sebaran asal wisatawan paling banyak dari wilayah Kota Jogja dan Solo Raya. “Masih seputar Jawa Tengah dan DIY,” katanya.

Hary memastikan selama uji coba berlangsung jajarannya tidak mematok target kunjungan wisatawan. Menurutnya, target lebih kepada pelaksanaan tata laksana kepariwisataan di era normal baru yang erat kaitannya dengan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19. “Selama uji coba ada beberapa catatan, salah satunya adanya pengunjung yang mencopot masker atau masih bergerombol saat berada di lokasi. Itu semua menjadi bagian yang harus diperbaiki selama perpanjangan masa uji coba,” katanya.

Meski demikian, di masa perpanjangan ada pelonggaran terhadap kendaraan yang masuk ke destinasi karena bus besar sudah diperbolehkan masuk ke objek. “Ada aturan yang harus dipatuhi. Nanti kami akan melakukan simulasi terkait dengan masuknya bus besar ke destinasi wisata,” katanya.

Selain itu, selama perpanjangan uji coba pembatasan waktu dan jumlah wisatawan yang berkunjung tetap berlaku. “Untuk pantai maksimal 7.000 orang per hari,” katanya.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono, mengungkapkan jajarannya berkomitmen membantu Pemkab dalam upaya pembukaan destinasi wisata, khususnya di kawasan pantai. Selama uji coba anggota SAR tidak hanya mengawasi keamanan pengunjung, tetapi juga ikut menyosialisasikan protokol kesehatan pencegahan Corona. “Banyak wisatawan yang nekat membuka masker saat di pantai. Kami terus mengingatkan agar protokol kesehatan terus dijalankan untuk mencegah penyebaran virus Corona,” katanya.