Terjerat Masalah dengan Mantan, Seorang Remaja Nekat Terjun ke Jurang

Proses penyelamatan korban pada Kamis malam, (2/7/2020). - SAR DIY Bantul
03 Juli 2020 12:27 WIB Hery Setiawan/ST18 Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Seorang remaja berinisial HYS, 15, nyaris mengakhiri hidupnya dengan cara terjun ke jurang di kawasan Watu Amben, Dusun Pandean, Kelurahan Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul. Keputusan itu diambil karena HYS diduga terbelit masalah dengan mantan pacarnya. Beruntung, HYS dapat diselamatkan oleh tim penyelamat dan hanya menderita luka-luka.

Kasiops SAR DIY Bantul, Bondan Supriyanto menjelaskan kronologi kejadian. Kamis, (2/7/2020), HYS mendatangi Indomaret Piyungan untuk melakukan cash on delivery (COD) penjualan motor dengan seseorang. Selepas itu pada pukul 18.15 WIB, ia bersama kelima orang temannya berkumpul di warung kopi milik Suyanta. Total enam orang tersebut merupakan warga Kecamatan Patuk, Gunungkidul.

HYS lalu pamit ke kamar mandi dengan ditemani oleh seorang teman berinisial ANP, 15. Tiba-tiba, HYS mendekat ke arah jurang dan bersiap terjun diri. Sontak ANP pun langsung berteriak minta tolong. Beberapa teman HYS lalu datang dan sempat menarik tubuhnya. Namun sayang, upaya mereka gagal, HYS akhirnya terjun ke jurang sedalam 20 meter.

Berdasarkan penuturan teman HYS, kata Bondan percobaan bunuh diri tersebut dilakukan lantaran HYS baru saja punya masalah dengan mantan pacarnya yang berinisial DD, 16. Uang hasil menjual motor digunakan HYS untuk membayar hutang sebesar Rp900.000 kepada DD. Sementara itu, sebagian uang itu juga digunakan HYS dan teman-temannya untuk membeli minuman keras.

"Informasi yang kami dapat mengatakan usai jual motor korban ketemu DD untuk bayar hutang. Korban dan teman-temannya juga mengonsumsi sedikit minuman keras. Kemungkinan korban halu lalu terjun ke jurang," ujar Bondan.

Tim gabungan yang terdiri relawan, kepolisian, TNI, dan warga setempat segera melakukan penyelamatan. Beruntung, nyawa HYS dapat tertolong. HYS menderita luka pada tangan kiri dan patah tulang pada kaki kanan. Saat ini HYS sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prambanan, Sleman.