Pegowes Asal Sleman yang Meninggal Dunia Ternyata Punya Penyakit Jantung

Ilustrasi. - Ist/Freepik
06 Juli 2020 16:37 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Warga Sleman yang ambruk dan meninggal dunia saat tengah bersepeda ternyata punya riwayat sakit jantung.

Sebelumnya diberitakan seorang pesepeda asal Maguwoharjo, Depok, Sleman dikabarkan meninggal dunia pada Senin (6/7/2020) pagi. Ia tiba-tiba ambruk saat mengayuh sepeda sepulang menunaikan ibadah salat subuh di masjid dekat rumahnya.

Kapolsek Depok Timur, Kompol Suhadi saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa itu. Pengendara sepeda itu diketahui bernama Kaseri, 64, seorang warga Pasekan, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

BACA JUGA: Perempuan Asal Gondokusuman Positif Corona! Ini Data Lengkap Sebaran Covid-19 di Kota Jogja

"Iya betul ada laka tunggal tadi pagi pukul 07.10 WIB di Maguwoharjo. Yang bersangkutan mengayuh sepeda, lalu ambruk pingsan. Bukan ketabrak, dia jatuh sendiri, jalanan juga masih sepi," kata Kompol Suhadi.

Menurutnya, pesepeda yang bekerja sebagai karyawan swasta itu pada Senin pagi berkeliling dengan sepeda setelah pulang menunaikan salat subuh. Saat tiba di lokasi kejadian di Jalan Anggrek, Sambilegi Baru, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kaseri tiba-tiba ambruk.

Warga sekitar yang mengenalinya langsung menolongnya dan menghubungi RS Hermina. Begitu dibawa ke RS Hermina, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga yang diterima kepolisian, korban mempunyai riwayat sakit jantung dan dan rutin cek kesehatan ke RS Hermina. "Dari pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah, karena mereka tahu bahwa korban punya riwayat sakit," ujar Suhadi.