Tak Ada Sanksi, Pedagang Pasar Pilih Tak Hadiri Rapid Test

Pedagang di Pasar Gatak, Sumbermulyo, Bambanglipuro menjalani tes cepat, Kamis (9/7/2020) pagi. Harian Jogja - Jumali.
09 Juli 2020 12:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Sekitar 25 pedagang di Pasar Gatak, Sumbermulyo, Bambanglipuro memilih tak hadir dalam rapid test (tes cepat) massal yang digelar di komplek pasar setempat, Kamis (9/7/2020) pagi.

Alasannya, mereka memilih absen karena tidak ada sanksi bagi pedagang yang tak ikut tes massal.

“Jadi, ada 25 pedagang yang memilih pulang duluan, mereka enggan ikut tes cepat. Padahal kami sudah minta mereka untuk ikut tes,” kata Lurah Pasar Gatak, Sukamto.

BACA JUGA : 8 Pedagang dari 4 Pasar di Bantul Reaktif Rapid Test

Menurut dia, berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya agar pedagang untuk mengikuti tes cepat.

Selain memaksimalkan petugas keamanan setempat, pihak pasar juga mendatangi pedagang di lokasi mereka berdagang untuk datang ke tempat pelaksanaan tes cepat. Namun demikian, upaya ini tidak sepenuhnya berhasil.

Sebab, dari 182 target tes cepat di Pasar Gatak, hanya terpenuhi sebanyak 120 orang. Dari 120 orang tersebut, hanya 86 pedagang yang ambil bagian di tes cepat.

BACA JUGA : Takut Dikucilkan, Banyak Pedagang di Bantul Kabur

“Mungkin karena tidak ada sanksi dan sudah kami sampaikan lewat pengumuman jika ada tes cepat. Jadi mereka memilih pulang duluan dan tak ikut tes cepat,” lanjutnya.

Terpisah Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa jika pedagang enggan mengikuti tes cepat.

Sebab, belum adanya peraturan bupati (Perbup) membuat Disdag tidak bisa bertindak tegas dan menindak pedagang yang enggan ambil bagian di tes cepat.

“Yang bisa kami lakukan saat ini adalah koordinasi internal. Di mana lurah pasar kami minta memberikan pemahaman ke pedagang jika tes cepat itu penting dan tidak perlu takut mengikuti,” ucapnya.