Calon Penumpang di Bandara YIA Gagal Terbang ke Balikpapan Setelah Ketahuan Positif Corona

Ilustrasi penumpang boarding. - The Active Times
10 Juli 2020 18:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Seorang calon penumpang penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kulonprogo, gagal melanjutkan perjalanan karena terindikasi positif Covid-19. Hal itu diketahui berdasarkan hasil pengecekan dokumen kesehatan bebas Covid-19 oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) YIA.

Calon penumpang asal Semarang, Jawa Tengah ini sejatinya hendak terbang ke Balikpapan, Kalimantan Timur menggunakan pesawat Citilink, Jumat (10/7/2020) pukul 11.00 WIB. Ia sudah membawa surat kesehatan bebas Covid-19 berdasarkan test PCR yang dikeluarkan RSUD KRMT Wongsonegoro, Kota Semarang.

Dalam surat itu, tertulis calon penumpang tersebut dinyatakan negatif Corona. Namun setelah dilakukan pengecekan oleh petugas KKP YIA, calon penumpang berjenis kelamin laki-laki ini ternyata positif Corona.

"Dalam dokumen tersebut disimpulkan bahwa calon penumpang ini negatif, tapi setelah dicek lebih lanjut oleh KKP tertulis positif. KKP kemudian mengkonfirmasi hasil pengecekan ini ke rumah sakit yang bersangkutan, dan memang benar ada kesalahan penyimpulan, yang harusnya positif tertulis negatif," terang Pts General Manager YIA, Agus Pandu Purnama, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (10/7/2020) petang.

Setelah diketahui positif, calon penumpang itu diarahkan memasuki ruang isolasi yang sudah tersedia di YIA. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY yang telah dilapori hal ini kemudian menjemput calon penumpang tersebut untuk diantarkan ke Semarang. "Di sana [Semarang] langsung diurus Gugus Tugas Covid-19 Jawa Tengah," ucap Pandu.

Pandu mengatakan calon penumpang ini belum sempat masuk ke ruang tunggu dan boarding lounge. Saat pertama kali diketahui positif, calon penumpang ini masih berada di tahap pemeriksaan dokumen. Untuk keamanan, area terminal keberangkatan telah disemprotkan cairan disinfektan.

Dikatakan Pandu, calon penumpang sebenarnya telah mematuhi protokol kesehatan di antaranya mengenakan masker dan jaga jarak. Dia juga tidak menunjukkan gejala penyakit. "Cek suhu tubuh juga normal, sehingga berdasarkan keterangan gugus tugas, dia masuk ketegori orang tanpa gejala (OTG)," ucapnya.