Inggris Larang Poster Film The Mummy karena Berpotensi Trauma Anak
Poster The Mummy di London Underground dilarang ASA karena visual dinilai terlalu realistis dan picu ketakutan anak-anak. Warner Bros. diperintahkan tarik iklan
Ilustrasi/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 120 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) untuk pemilu di Bantul harus diganti menjelang pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Pergantian ini menyusul hasil reaktif dari tes cepat Covid-19 massal yang dilakukan pekan lalu.
Padahal, tahapan coklit data pemilih dijadwalkan digelar 15 Juli hingga 13 Agustus mendatang. “Dari 2.081 PPDP, ada 120-an yang harus diganti karena reaktif saat dites cepat massal,” kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Bantul, Musnif Istiqomah, Senin (13/7/2020).
BACA JUGA: Meninggal di Usia 100 Tahun, Mbah Lindu Telah Berjualan Gudeg Sejak Usia 15 Tahun
Ia menambahkan, jumlah 120-an PPDP yang diganti tersebut, bisa bertambah. Sebab, beberapa kecamatan masih menggelar tes cepat massal. “Dari 120-an tersebut, tidak hanya berasal dari Kecamatan Banguntapan, tetapi juga Kasihan dan Sewon,” kata dia.
Sementara, Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, kewajiban menjalani tes cepat massal untuk PPDP ini sesuai surat KPU RI Nomor 540/PP.04.2-SD/01/KPU/VII/2020.
BACA JUGA: Nekat Pulang ke Madura, Warga di Bantul yang Positif Covid-19 Mengaku Bisa Sembuh Tanpa Dirawat
“Apabila dari hasil pemeriksaan tes cepat calon PPDP dinyatakan reaktif, maka PPS akan mengusulkan kembali calon PPDP pengganti dengan terlebih dahulu tetap melakukan tes cepat,” lanjutnya.
Ia menambahkan tes cepat digelar PPDP ini bertujuan agar melindungi penyelenggara maupun pemilih khususnya pada saat kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) berlangsung.
BACA JUGA: Bermaksud Operasi Lepas Pen, Remaja Bantul Ketahuan Positif Covid-19
“Sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tahapan coklit akan berlangsung mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020,” kata dia.
Didik mengatakan coklit akan dilaksanakan dari rumah ke rumah. Petugas pemutakhiran data pemilih tidak akan masuk dalam rumah dan hanya akan di teras rumah dengan waktu tatap muka yang tidak terlalu lama.
“PPDP saat melakukan coklit akan dibekali dengan alat pelindung diri [APD] berupa masker, pelindung wajah [face shield] dan sarung tangan sekali pakai. Hal ini sebagai bagian penerapan protokol kesehatan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Poster The Mummy di London Underground dilarang ASA karena visual dinilai terlalu realistis dan picu ketakutan anak-anak. Warner Bros. diperintahkan tarik iklan
Jorge Messi, ayah Lionel Messi, dikabarkan meninggal dunia di usia 68 tahun. Ia dikenal berperan penting dalam perjalanan karier Messi sejak kecil.
Kenaikan harga avtur menahan minat umrah. Namun, Travel Nur Ramadhan tetap memberangkatkan 167 pekerja Surya Grup dari YIA sebagai reward.
Eko Suwanto Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan itu, Sabtu (8/8/2026) menyerahkan alat penanggulangan bencana kepada 7 kalurahan di Jogja.
Lansia 74 tahun di Plumbungan, Sragen, ditemukan meninggal setelah dua hari rumahnya gelap. Polisi tidak menemukan tanda kekerasan.
Bruno Guimaraes resmi bergabung dengan Arsenal dari Newcastle United dengan nilai transfer Rp1,8 triliun dan kontrak empat tahun.