WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Penampakan erupsi Gunung Merapi pada Minggu (21/6/2020) pagi. /Ist-Dok twitter @TRCBPBDDIY
Harianjogja.com, JOGJA--Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan tingkat aktivitas Gunung Merapi masih level dua atau waspada pada Senin (13/7/2020). Tidak ada guguran lava terlihat.
BACA JUGA : Merapi Keluarkan Guguran Lava 3 Kali
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menjelaskan secara visual gunung terlihat jelas dengan asap kawah tidak teramati. Terdapat sejumlah gempa meliputi guguran dengan amplitude 3 mm sekali, hybrid atau fase banyak dengan amplitude 10 mm sekali dan tektonik jauh dengan ampitudo 2 mm sekali.
Adapun potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif. “Area 3 Km dari puncak diimbau agar tidak ada aktivitas manusia,” ujarnya, Senin (13/7/2020).
BACA JUGA : Merapi Alami 4 Kali Guguran Lava, Status Tetap Waspada
Masyarakat juga diminta untuk mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awan panas maupun letusan eksplosif. Saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi, masyarakat diimbau waspada bahaya lahar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Hasto Wardoyo meminta sekolah tidak menjadikan seragam sebagai beban orang tua dan memberi toleransi bagi siswa yang belum mampu membeli seragam.
Jelang Muktamar NU ke-35, Majlis Musyawarah Taswirul Afkar membahas arah NU 100 tahun ke depan dan penguatan kemandirian jamiyah.
Polsek Semin mengingatkan bahaya pembakaran lahan saat musim kemarau karena dapat memicu kebakaran dan mengganggu habitat monyet di Gunungkidul.
Libur sekolah membawa lebih dari 200 ribu wisatawan ke Bantul. PAD dari retribusi wisata mencapai Rp2,76 miliar dan okupansi hotel naik menjadi 70 persen.
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.