Corona Melonjak, Pemkab Sleman Rancang Sanksi Pelanggar Protokol

Ilustrasi. - Freepik
06 Agustus 2020 19:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman sedang merumuskan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Selain teguran, sanksi diwujudkan dalam bentuk denda administratif hingga penutupan tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan.

Plt Kasat Pol PP Sleman Arip Pramana mengatakan saat ini Pemkab melalui Bagian Hukum dan Satgas Covid-19 sendang merumuskan pemberlakukan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan.

"Iya, sedang disiapkan bagian hukum bersama gugus tugas untuk menyusun peraturan bupati sebagai landasan hukum untuk proses penegakannya," katanya, Kamis (6/8/2020).

Aturan tersebut dikeluarkan, selain adanya Instruksi Presiden (Inpres) terkait sanksi pelanggar protokol juga karena Pemkab melihat tren lonjakan kenaikan kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Oleh karenanya, kata Arip, pemberian sanksi bagi pelanggar pun tetap dilakukan secara bertahap.

"Mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, denda administratif hingga pada upaya penutupan sementara tempat usaha yang melanggar protokol," katanya.

Sembari menunggu keluarnya aturan tersebut, Satpol PP Sleman akan terus melakukan sosialisasi dan pembagian masker gratis. Kali ini, katanya, Satpol PP pembagian masker gratis menyasar kecamatan. "Besok pagi (hari ini) kami membagikan sekitar 10.000 masker mulai pukul 07.00 tersebar di 17 kecamatan. Sebagai tindaklanjut instruksi bapak presiden untuk melakukan sosialisasi masker secara masif," katanya.