Manfaatkan Lahan Kosong, Warga di Pusat Kota Jogja Bisa Panen Jagung

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi saat memanen Jagung di lahan kosong. - Ist/Pemkot.
13 Agustus 2020 09:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO--Sebuah lahan kosong yang dimanfaatkan menjadi kebun jagung terdapat di Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja.

Kebun jagung berawal dari lahan kosong seluas 800 meter persegi yang tidak dimanfaatkan. Dimulai dari inisiatif Sugiharti selaku Lurah Tahunan mengajak warga untuk babat lahan yang akan dijadikan sebagai kebun jagung.

“Dimulai dari awal saya menjadi Lurah disini, saya melihat lahan kosong yang belum dimaksimalkan ini. Lahan ini merupakan calon lahan milik Kelurahan Tahunan," ujar Sugiharti.

BACA JUGA : Di Jogja, Sejumlah Anak Muda Menanam Sayur & Hasilnya

Lahan kosong tersebut sebelumnya merupakan sawah yang pada gempa tahun 2006 digunakan untuk menampung reruntuhan rumah terdampak gempa. Buktinya masih terdapat batu-batu yang terdapat di lahan tersebut. Namun, tak menyurutkan semangat warga untuk membersihkan sehingga siap untuk dijadikan kebun yang siap tanam.

Sugiharti menambahkan, sebelum ditanam jagung yaitu sempat ditanam jahe merah dan jahe emprit. Selain itu kencur dan cabe juga pernah ditanam.

Apa yang sudah dilakukan warga Kelurahan Tahunan tersebut mendapat apresiasi yang luar biasa dari Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi. Ia pun juga mengapresiasi sudah terbentuknya relawan hijau Kelurahan Tahunan.

Wawali berharap relawan hijau bisa berbagi hasil panen kepada warga sekitar untuk mewujudkan ketahanan pangan di era pandemi seperti sekarang ini.

“Karena kita belum tahu kapan pandemi ini akan berakhir, jadi ketahanan pangan ini harus kita jaga. Dengan adanya kebun jagung seperti ini hasil panennya bisa untuk dibagikan pad warga dimasa pandemi ini”, ucap Heroe yang juga merupakan ketua gugus tugas penanganan covid-19 Pemkot Jogja tersebut.

BACA JUGA : Sleman Imbau Petani Segera Tanam Padi 

Heroe juga meminta warga untuk memanfaatkan tanah yang kosong di sekitar lingkungan. Selama masih ada lahan yang kosong dan diijinkan pemiliknya, manfaat semaksimal mungkin agar bisa menghasilkan.

“Selain melakukan penghijaun di lingkungan kita, juga bisa untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan kita," tambahnya.

Disela-sela acara, orang nomor dua di Jogja tersebut juga memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang sudah menyirami dan merawat hingga bisa panen. Dalam kesempatan tersebut selain memanen jagung, Heroe Poerwadi juga memetik beberapa tanaman lainnya seperti jahe, timun dan oyong