810 Titik Wifi Gratis Telah Dipasang di Gunungkidul Tahun Ini

Ilustrasi internet - Bisnis.com
13 Agustus 2020 21:37 WIB Newswire Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, pada 2020 telah memasang wifi gratis di 810 titik dari target 1.000 titik dalam rangka mendukung pembelajaran jarak jauh dan percepatan program "Smart City Gunungkidul".

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan wifi gratis itu dipasang di sekolah-sekolah, kantor kalurahan, kantor pelayanan publik, hingga lokasi wisata.

"Pembangunan jaringan Internet dan sarana prasarana telah dipasang sejak 2016. Pemasangan jaringan internet ini membantu mengurangi 'blank spot', sehingga memudahkan siswa yang akan belajar daring," kata Immawan.

BACA JUGA: Beri Penghargaan ke Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Jokowi: Saya Berkawan Baik

Ia mengatakan pemasangan jaringan internet ini sesuai dengan RPJMD Kabupaten Gunung Kidul dan Peraturan Daerah Kabupaten Gunung Kidul Nomor 11 tahun 2019 tentang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi dan Peraturan Bupati Nomor 48 Tahun 2019 tentang Master Plan Smart City Kabupaten Gunung Kidul.

Immawan berharap dengan kemudahan internet yang bisa diakses masyarakat bisa meningkatkan perekonomian dan paling utama bisa memudahkan belajar siswa yang tidak bisa mengakses internet ataupun kesulitan membeli pulsa.

"Ke depan harapannya seluruh wilayah Gunungkidul sudah tidak ada daerah yang kesulitan jaringan internet. Ada poin penting dalam pemasangan jaringan internet ini, yakni dibangun oleh putra daerah dan dikelola oleh Dinas Kominfo sendiri. Sehingga terdapat efisiensi anggaran yang cukup besar," kata dia.

Kabid Layanan Informatika Diskominfo Gunung Kidul Setiyo Hartanto mengatakan sampai saat ini, 55 desa proses lelang, 210 sekolah SD dan SMP proses penyusunan skema dan kebijakan agar sesegera mungkin dapat dieksekusi di anggaran perubahan. Kendala utama pemasangan internet, adalah kecepatan internetnya.

"Saat ini untuk wilayah tertentu kecepatan internetnya masih rendah sehingga agak lama untuk melakukan penelusuran situs internet. Tahun ini semoga kecepatannya bisa ditambah dan semuanya lancar," kata Setiyo.

Sumber : Antara