Perlahan Tapi Pasti, Kunjungan Wisatawan ke Sleman Terus Meningkat

Ratusan pengunjung memadati kawasan Tebing Breksi, Minggu (30/12/2018) - Harian Jogja
23 Agustus 2020 13:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Sleman terus meningkat dengan penerapan adaptasi kehidupan baru (AKB).

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih mengatakan berdasarkan laporan dari 10 destinasi yang beroperasi secara terbatas di Sleman, jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan dalam long weekend kedua bulan ini. Bahkan dibandingkan data libur panjang akhir pekan lalu, jumlah kunjungan wisatawan diklaim mengalami peningkatan cukup signifikan.

"Berdasarkan pengamatan pada 10 destinasi di Sleman, jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan," kata Sudarningsih kepada Harian Jogja, Minggu (23/8/2020).

Berdasarkan data di dashboard kunjungan wisatawan, katanya, kunjungan wisatawan di Sleman terus meningkat. Jika pada Kamis (20/8/2020) jumlah wisatawan yang berkunjung berjumlah 4.854 wisatawan. Bila dibandingkan dengan kunjungan pada Kamis (13/8/2020) terdapat kenaikan 433,78% (1.119 kunjungan).

Baca Juga: Gedung Kejaksaan Agung Kebakaran

Pada Jumat (21/8/2020) jumlah wisatawan yang datang menurun dibandingkan sehari sebelumnya, menjadi 3.657 wisatawan. Meskipun turun namun bjla dibandingkan dengan kunjungan pada Jumat (14/8/2020) terjadi kenaikan 325,67% (1.075 kunjungan)

Pada Sabtu (22/8/2020) terjadi kembali lonjakan kunjungan wisatawan sebanyak 4.685 wisatawan. "Minggu (23/8/2020) pagi, sampai pukul 08.45 WIB jumlah wisatawan yang datang sudah tercatat 467 wisatawan. Ini hasil laporan di 10 destinasi wisata yang beroperasi secara terbatas," katanya.

Meskipun jumlah wisatawan yang datang terus meningkat, Ning terus mengingatkan agar pengelola destinasi dan jasa usaha pariwisata untuk selalu memastikan operasional dengan baik dan sesuai protokol kesehatan. Baik dari sisi manajemen karyawan maupun dalam memberikan pelayanan tamu.

"Seluruh operasional dan layanan wisata harus diterapkan sesuai protokol kesehatan dan diterapkan secara konsisten di masa AKB pandemi Covid-19 ini," katanya.

Menurutnya, perlindungan untuk tamu, operator dan lingkungan penting dilakukan secara pararel sebagai upaya untuk menggerakkan sektor pariwisata. Upaya pelaku pariwisata juga harus didukung juga dengan perilaku wisatawan terkait kebiasaan baru yang harus dilakukan terkait pencegahan Covid 19.

"Memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan di dalam obyek wisata dan protokol kesehatan lainnya. Pengelola bisa mengingatkan wisatawan yang tidak menerapkan protokol kesehatan untuk memberi kenyamanan dan keamanan publik dari resiko penyebaran Covid 19," katanya.

Destinasi Favorit

Diwawancarai terpisah, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan jika peningkatan jumlah wisatawan sudah terlihat sejak Juli lalu. Hingga Agustus ini, jumlah wisatawan yang datang mengalami peningkatan signifikan. Terutama pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu atau pun long weekend.

Baca Juga: Penelitian: 98 Persen Pelepasan Nyamuk Wolbachia Tak Berisiko dan Kasus Demam Berdarah Berkurang

Berdasarkan data visiting jogja, di 52 destinasi wisata yang beroperasi secara terbatas di DIY di atas 30.000 orang hingga 40.000 dalam sehari. Selain itu, wisatawan yang datang separuhnya dari luar DIY. "Wisata pantai masih didominasi oleh kunjungan wisatawan. Makanya, Bantul dan Gunungkidul masih lebih banyak dikunjungi dibandingkan Sleman," katanya.

Di wilayah Sleman sendiri, Taman Wisata Tebing Breksi masih menjadi favorit kunjungan wisatawan. Berdasarkan data di dashboard kunjungan wisatawan di Tebing Breksi pada Kamis (20/8/2020) wisata alam ini dikunjungi 2.100 orang, Jumat (21/8/2020) turun menjadi 1.681 orang dan Sabtu (22/8/2020) hanya dikunjungi 1.533 orang. "Dibandingkan Jumat, jumlah pengunjung pada Sabtu memang turun. Namun pada Minggu pukul 10.00 WIB sudah tercatat 1.016 orang," kata pengelola Tebing Breksi Kholiq Widianto.

Adapun berdasarkan data di dashboard kunjungan wisatawan di Kaliurang, per Kamis (20/8/2020) dikunjungi 1.710 orang, Jumat (21/8/2020) 1.205 orang, Sabtu (22/8/2020) 1.815 orang dan Minggu (23/8/2020) pukul 10.00 WIB tercatat dikunjungi 212 orang.