Gandeng Gendong Kota Jogja Diarahkan untuk Menanggulangi Narkoba

Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi saat saat Asistensi Penguatan Dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba, beberapa waktu lalu. - Ist/Pemkot Jogja.
28 Agustus 2020 06:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Relawan Anti Narkoba berbasis Gandeng-Gendong disiapkan oleh Pemkot Jogja guna menekan angka kasus penyalahgunaan narkoba. Harapannya, upaya tersebut bisa berdampak secara signifikan.

Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi menilai, pencegahan peredaran narkotika membutuhkan kebersamaan. Gandeng-Gendong sebagai konsep gerakan bersama, bisa diterapkan juga untuk memerangi peredaran narkotika.

BACA JUGA : Aplikasi Jadi Kendala Gandeng Gendong

“Jadi Gandeng-Gendong tidak hanya berkaitan dengan penanganan kemiskinan saja, namun sangat luas termasuk bisa diterapkan dalam proses penanggulangan narkotika di Kota Yogyakarta,” paparnya saat Asistensi Penguatan Dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba.

Dalam konsep Gandeng-Gendong, lanjut Heroe, Pemkot Jogja akan melibatkan berbagai unsur dan kelompok di masyarakat mulai dari korporasi, kampus, komunitas dan kampung.

“Jika semua pihak saling bekerja sama, dan bergotong royong untuk kemajuan Jogja, maka saya yakin semua masalah atau kendala untuk mencapainya bisa diatasi bersama,” katanya.

BACA JUGA : Dua Tahun Berjalan, Gandeng Gendong Belum Optimal

Dengan begitu, gerakan yang dilakukan dalam rangka memerangi peredaran narkotika bisa disatukan, selain bisa lebih kuat, pihaknya juga mempertimbangkan pengelolaan program yang terintegrasi.

“Jadi nanti kita bisa integrasikan, apa yang sudah dilakukan kampus, perusahaan, masyarakat hingga komunitas kaitannya dengan penanganan peredaran narkoba di Jogja,” jelas Heroe.

Ia menyebut, gerakan penanggulangan narkoba di Jogja juga berorientasi untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Dengan kondisi Kota yang bersih dari narkoba, tentu akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan pariwisata.

BACA JUGA : Pemkot Jogja Fasilitasi Kelompok Kuliner dalam Hal Pemasaran

“Dengan begitu, Kota Jogja akan tetap menarik sebagai destinasi wisata, mari kita jaga Kota Jogja ini dari bahaya narkoba,” imbuhnya.

Sementara itu, Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Jogja Susilo Budisantoso menyambut baik konsep Gandeng-Gendong untuk menanggulangi peredaran narkoba.

“Saat ini kita sedang dalam tahapan asistensi penguatan dalam rangka pembentukan relawan anti narkoba,” ucapnya.

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah peserta  mendapat informasi tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sehingga memiliki imunitas terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Juga adanya sinergitas antar lembaga dalam upaya program berkelanjutan.