Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Sleman Kembali Perpanjang Status Darurat hingga Akhir September

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
01 September 2020 05:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sampai dengan 30 September 2020. Kebijakan tersebut menyusul keputusan Pemda DIY yang memperpanjang status yang sama.

Sekda Sleman Hardo Kiswoyo mengatakan ini merupakan perpanjangan tanggap darurat bencana Covid-19 yang keempat kalinya yang dikeluarkan oleh Pemkab.

Perpanjangan status tersebut terjadi karena sampai saat ini terjadi lonjakan kasus baru positif Covid-19. "Status tanggap darurat bencana ini, dapat diperpanjang sesuai dengan kondisi dan perkembangan yang terjadi," kata Hardo, Senin (31/8/2020).

Baca juga: Swab Sempat Ditunda-tunda, Pemkot Jogja Beberkan Penyebab Kasus Corona Soto Lamongan Melebar

Pemkab juga akan melakukan sejumlah langkah penanganan Covid-19 selama masa tanggap darurat berlangsung. Mulai kegiatan penyelamatan dan evakuasi, isolasi, perlindungan, pengurusan penyelamatan serta pemulihan korban Covid-19.

"Segala biaya yang dikeluarkan akibat keputusan ini bersumber dari APBN, APBD dan sumber lainnya yang sah dan tidak mengikat," katanya.

Baca juga: Jadi Klaster Corona, Pengunjung Soto Lamongan XT Square Sehari 100 an Orang

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menambahkan, berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Sleman per Senin (31/8/2020) terdapat penambahan delapan kasus baru Covid-19 di Sleman. Masing-masing Kasus 1419, Perempuan, 27 th, Kasus 1420, Laki laki, 43 th, Kasus 1422, Laki laki, 52 th.

Selain itu, Kasus 1423, Perempuan, 31 th, Kasus 1424, Perempuan, 6 th, Kasus 1425, Perempuan, 63 th, Kasus 1426, Laki laki, 60 th dan Kasus 1428, Perempuan, 39 th. "Untuk riwayat semua kasus di atas masih dalam penelusuran," katanya.