Sempat Dirumahkan, 25.600 Buruh di DIY Kembali Bekerja

Foto ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Rahmatullah
04 September 2020 19:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Seiring bergeliatnya kembali ekonomi masyarakat, sekitar 25.600 pekerja di DIY yang sempat terkena dirumahkan akibat pandemi Covid-19, saat ini telah kembali bekerja di perusahaannya semula.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan DIY, Aria Nugrahadi, menjelaskan pihaknya mencatat selama pandemi covid-19, setidaknya sebanyak 32.000 pekerja di DIY yang terkena PHK maupun dirumahkan. “Dari jumlah itu, saat ini sekitar 80 persen telah dipekerjakan kembali,” ujarnya, Jumat (4/9/2020).

Dipekerjakannya kembali pekerja di perusahaannya semula ini menurutnya terjadi karena perekonomian sudah mulai menggeliat sehingga perusahaan sudah bisa kembali beroperasi dan membutuhkan tenaga kerjanya kembali.

BACA JUGA: Terinfeksi Corona Tapi Tanpa Gejala, 26 Orang Dikumpulkan di Asrama Haji Sleman

Meski demikian, dipekerjakannya kembali pekerja ini tidak secara penuh seperti sebelum pandemi covid-19, melainkan ada sejumlah kesepakatan antara pekerja dengan pemberi kerja untuk penyesuaian seperti pada waktu kerja maupun upah kerja.

Sementara untuk 20% pekerja yang belum dipekerjakan kembali, sembari menunggu panggilan dari perusahaan, pihaknya juga menawarkan opsi untuk menjadi tenaga kerja mandiri. Program ini dialokasikan dari pemulihan ekonomi Pemda DIY, dimana tenaga kerja yang belum bekerja akan diberi pelatihan serta subsidi modal berupa alat kerja.

Pelatihan meliputi tiga sektor yakni pertanian, perikanan dan pengolahan makanan. Pelatihan dilaksanakan di Balai Pelatihan kerja milik Pemda DIY. “Setelah diebri pelatihan, karena posisi pekerja sulit sehignga modal belum ada, maka nanti akan ada subsidi modal berupa alat kerja utk memulai usahanya,” katanya.