Ribut dengan Istri, Warga Gunungkidul Nekat Minum Potasium

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
04 September 2020 20:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- EP,25, warga asal Kalurahan Kelor, Karangmojo nekat mengakhiri hidup dengan menenggak cairan potasium. Diduga aksi bunuh diri dilakukan karena ribut masalah rumah tangga.

Bhabinkamtibmas Kalurahan Kelor, Aipda Yudhi Prasetyo mengatakan, aksi nekat yang dilakukan oleh EP terjadi Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Ia mendapatkan laporan dari istri pelaku yang melihat EP menenggak minuman yang berisi cairan potasium. "Begitu mwndapatkan laporan saya langsung mendatangi lokasi. Pelaku sempat kejang-kejang, tapi saat dibawa ke rumah sakit nyawanya tidak tertolong," kata Yudhi kepada wartawan, Jumat (4/9/2020).

Berdasarkan keterangan dari keluarga, pelaku sempat memgancam kepada isterinya akan bunuh diri apabila tidak bisa memperbaiki hubungan dalam rumah tangga. Yudhi pun mengakui bahwa EP memang ada permasalahan dengan Isterinya. Diduga keretakan rumah tangga ini menjadi penyebab aksi nekat tersebut.

"Saya bersama tokoh masyarakat berencana melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan sang isteri. Tapi, belum sempat mediasi malah terjadi keributan lagi hingga pelaku nekat mengakhiri hidup dengan menegak cairan potasium," ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, Iptu Pudjijono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Tim dari unit reskrim polsek telah turun ke lapangan untuk mengumpulkan data dan keterangan dari saksi-saksi.

"Kami sudah kumpulkan data-data dan tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh pelaku," ungkapnya. Menurut dia, setelah dilakukan pemeriksaan medis, jasad EP kemudian diserahkan ke keluarga. "keluarga menerima peristiwa ini," tuturnya.