Advertisement
Ribut dengan Istri, Warga Gunungkidul Nekat Minum Potasium
Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- EP,25, warga asal Kalurahan Kelor, Karangmojo nekat mengakhiri hidup dengan menenggak cairan potasium. Diduga aksi bunuh diri dilakukan karena ribut masalah rumah tangga.
Bhabinkamtibmas Kalurahan Kelor, Aipda Yudhi Prasetyo mengatakan, aksi nekat yang dilakukan oleh EP terjadi Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.
Advertisement
Ia mendapatkan laporan dari istri pelaku yang melihat EP menenggak minuman yang berisi cairan potasium. "Begitu mwndapatkan laporan saya langsung mendatangi lokasi. Pelaku sempat kejang-kejang, tapi saat dibawa ke rumah sakit nyawanya tidak tertolong," kata Yudhi kepada wartawan, Jumat (4/9/2020).
Berdasarkan keterangan dari keluarga, pelaku sempat memgancam kepada isterinya akan bunuh diri apabila tidak bisa memperbaiki hubungan dalam rumah tangga. Yudhi pun mengakui bahwa EP memang ada permasalahan dengan Isterinya. Diduga keretakan rumah tangga ini menjadi penyebab aksi nekat tersebut.
"Saya bersama tokoh masyarakat berencana melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan sang isteri. Tapi, belum sempat mediasi malah terjadi keributan lagi hingga pelaku nekat mengakhiri hidup dengan menegak cairan potasium," ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, Iptu Pudjijono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Tim dari unit reskrim polsek telah turun ke lapangan untuk mengumpulkan data dan keterangan dari saksi-saksi.
"Kami sudah kumpulkan data-data dan tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh pelaku," ungkapnya. Menurut dia, setelah dilakukan pemeriksaan medis, jasad EP kemudian diserahkan ke keluarga. "keluarga menerima peristiwa ini," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
Advertisement
Advertisement









