Droping Air Gunungkidul Belum Jalan, Warga Diminta Bersabar
Program droping air di Gunungkidul belum berjalan meski anggaran siap. Penyaluran baru dimulai Juli–Agustus 2026.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- EP,25, warga asal Kalurahan Kelor, Karangmojo nekat mengakhiri hidup dengan menenggak cairan potasium. Diduga aksi bunuh diri dilakukan karena ribut masalah rumah tangga.
Bhabinkamtibmas Kalurahan Kelor, Aipda Yudhi Prasetyo mengatakan, aksi nekat yang dilakukan oleh EP terjadi Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.
Ia mendapatkan laporan dari istri pelaku yang melihat EP menenggak minuman yang berisi cairan potasium. "Begitu mwndapatkan laporan saya langsung mendatangi lokasi. Pelaku sempat kejang-kejang, tapi saat dibawa ke rumah sakit nyawanya tidak tertolong," kata Yudhi kepada wartawan, Jumat (4/9/2020).
Berdasarkan keterangan dari keluarga, pelaku sempat memgancam kepada isterinya akan bunuh diri apabila tidak bisa memperbaiki hubungan dalam rumah tangga. Yudhi pun mengakui bahwa EP memang ada permasalahan dengan Isterinya. Diduga keretakan rumah tangga ini menjadi penyebab aksi nekat tersebut.
"Saya bersama tokoh masyarakat berencana melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan sang isteri. Tapi, belum sempat mediasi malah terjadi keributan lagi hingga pelaku nekat mengakhiri hidup dengan menegak cairan potasium," ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Karangmojo, Iptu Pudjijono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Tim dari unit reskrim polsek telah turun ke lapangan untuk mengumpulkan data dan keterangan dari saksi-saksi.
"Kami sudah kumpulkan data-data dan tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh pelaku," ungkapnya. Menurut dia, setelah dilakukan pemeriksaan medis, jasad EP kemudian diserahkan ke keluarga. "keluarga menerima peristiwa ini," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program droping air di Gunungkidul belum berjalan meski anggaran siap. Penyaluran baru dimulai Juli–Agustus 2026.
Puluhan kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia kini berkumpul dalam satu ruang di Gedung Saraswati Museum Sonobudoyo, Jogja.
KPK menyidik dugaan korupsi notifikasi SMS dan WhatsApp di BRI dan Telkom, kerugian negara hampir Rp2 triliun.
Kecelakaan di Jalan Wonosari Bantul tewaskan pejalan kaki lansia, polisi selidiki penyebab dan temukan barang bukti.
KPK geledah rumah Silmy Karim terkait kasus pemerasan izin tinggal WNA senilai Rp145,5 miliar, buru bukti baru.
IHSG ditutup anjlok 4,2 persen ke 5.594 dipicu sentimen negatif dan pelemahan rupiah ke Rp18.049 per dolar AS.