Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN--KPU Sleman menetapkan sebanyak 794.839 nama masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS) di Pilkada Sleman. Masyarakat diminta mencermati DPS yang akan diumumkan tersebut di masing-masing kalurahan.
Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Indah Sri Wulandari mengatakan selain menetapkan mencoret sebanyak 39.479 nama masuk dalam DPS karena bermasalah. Pemilih yang dicoret dari DPS dinilai tidak memenuhi syarat sebagai calon pemilih karena faktor pindah domisili, meninggal dunia, belum memenuhi syarat memilih, berubah status menjadi PNS/TNI/Polri, atau tidak diketahui keberadaannya.
BACA JUGA : Warga Sleman Tak Masuk Daftar Pemilih Pilkada
Awalnya, kata Indah, KPU Sleman menerima Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) dari KPU Pusat sebanyak 834.318 nama yang dilakukan pencocokan dan penelitian (pencoklitan). Hasil pencoklitan kemudian direkapitulasi di tingkat PPS dan PPK terlebih dahulu sebelum ditetapkan oleh KPU Sleman.
"Setelah proses pencoklitan selesai, ada 39.479 nama yang dicoret sehingga KPU menetapkan sebanyak 794.839 nama masuk dalam DPS," katanya, Senin (14/9/2020) di Kantor KPU Sleman.
BACA JUGA : Puluhan Ribu Calon Pemilih di Gunungkidul Dicoret, Ada
Dari 794.839 nama yang masuk dalam DPS, katanya, jumlah pemilih pemula yang terdaftar sebanyak 21.854 atau 2,75%. Mereka yang masuk dalam pemilih pemula ini dikarenakan saat pemilihan usianya sudah beranjak 17 tahun atau sudah menikah. Dia berharap agar masyarakat mengecek DPS yang diumumkan tersebut.
"Apakah namanya tertera dalam DPS atau tidak? Kalau tidak ada dalam DPS, silahkan laporkan ke PPS. Kami berharap agar masyarakat mau mengadvokasikan dirinya sendiri untuk terdaftar dalam pemilih," katanya.
Indah memberikan rincian, jumlah pemilih laki-laki sebanyak 385.940 jiwa dan perempuan perempuan 408.889 jiwa. KPU juga sudah memberikan salinan DPS yang ditetapkan tersebut kepada Bawaslu hingga ke PPK maupun PPS.
BACA JUGA : Hasil Coklit, Ada 705.651 Pemilih di Bantul
"Nantinya akan diumumkan oleh PPS di tempat-tempat strategis untuk mendapatkan masukan dari masyarakat,” katanya.
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan hasil pencoklitan yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) atau panita pemungutan suara (PPS) berakhir pada Agustus lalu dan sudah ditetapkan oleh KPU pada 11 September lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Barcelona mengawali Liga Champions 2026/27 dengan kemenangan 5-1 atas Feyenoord. Raphinha mencetak dua gol di Camp Nou.
Rute Trans Jogja September 2026 lengkap dari Jalur 1A hingga 15, beserta tarif tiket nontunai, reguler, pelajar Rp500, dan syarat pembayarannya.
Jadwal KA Bandara YIA September 2026 rute Tugu Jogja–YIA PP lengkap dengan tarif tiket reguler, Xpress, dan panduan cara pembelian online
Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo PP September 2026 lengkap dengan harga tiket Rp8.000, panduan beli tiket di Access by KAI, dan cara tap-in gate.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.