Mahasiswi Jepang Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Indekos Wilayah Sleman
Mahasiswi S3 asal Jepang ditemukan tak sadarkan diri di indekos Caturtunggal, Sleman. Polisi dan tim medis UGM mengevakuasinya ke RS Panti Rapih.
Tim dari Dinas Kebakaran Kota Jogja menyemprotkan disinfektan pada Selasa (15/9) di Pasar Beringharjo Timur pasca ditemukannya satu pedagang yang positif Covid-19-Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA--Satu kasus positif di Pasar Beringharjo Timur, membuat pasar tersebut terpaksa disterilisasi maksimal. Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menyemprot disinfektan di dua lantai Pasar Beringharjo Timur.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono menyampaikan sterilisasi pasar dilakukan menindaklanjuti adanya satu pedagang yang positif di Pasar Beringharjo Timur. Menurut penuturannya, sebenarnya disinfektan di Pasar Beringharjo dilakukan setiap hari padi dan sore oleh petugas pasar menggunakan alat semprot manual. "Kalau yang Beringharjo setiap hari kita punya petugas, setiap hari pagi dan sore kalau pasar-pasar yang lain ada yang dua hati sekali, ada yang tiga hari sekali dan sebagainya," ujarnya Selasa (15/9/2020) di Pasar Beringharjo.
"Walaupun secara rutin kuta sudah lakukan penyemprotan, tetapi hari ini supaya hasilnya bisa maksimal, pasar kita tutup," tambah Yunianto. Selama satu hari Pasar Beringharjo Timur terpaksa ditutup dan buka kembali pada Rabu (16/9/2020). Khusus beberapa pedagang di sekitar pasien yang positif diminta untuk isolasi mandiri hingga hasil Swab keluar. "Tapi kalau itu memang harus tutup, nanti kita tutup, jadi kita sementara libur satu hari," imbuhnya.
Pelaksanaan protokol secara ketat telah dilakukan di Pasar Beringharjo. Yunianto menerangkan wajib masker, cuci tangan, jaga jarak melalui tali pembatas, penerapan kode QR hingga pemusatan akses masuk melalui dua pintu juga telah dilakukan. "Tapi hal tersebut tidak 100 persen dijamin, jadi harus ada kesadaran dari para pedagang sendiri untuk di mana dia melakukan interaksi di masyarakat dengan pembeli," terangnya.
Implementasi Kode QR di Pasar Beringharjo pun masih terus berjalan hingga kini. Yunianto menyebutkan Kode QR masih digunakan dan bila dibutuhkan dapat membantu untuk melakukan Tracing. "Jadi kalau secara protokol kita sudah on the track, and sesuai dengan aturan dan kita ketatkan, kalau enggak pakai masker kita suruh pulang," tegas Yunianto. Dari segi pemasok barang, Yunianto menegaskan sejak awal wajib membawa surat sehat bagi distributor terutama yang berasal dari zona merah.
Selain itu langkah preventif lain guna antisipasi penyebaran dilakukan dengan menganjurkan bagi seluruh pedagang, bila sakit untuk libur. "Ketika ada yang sakit, kita sudah komunikasikan dengan paguyuban pedagang, ketika sakit enggak usah jualan, ketika enggak jualan istirahat dan isolasi mandiri," jelasnya. Anjuran ini juga yang diterapkan kepada penjual gori yang positif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswi S3 asal Jepang ditemukan tak sadarkan diri di indekos Caturtunggal, Sleman. Polisi dan tim medis UGM mengevakuasinya ke RS Panti Rapih.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.
Sleman meraih peringkat terbaik I Parasamya Karya Kencana Regional 3 berkat sinergi lintas sektor dalam program GENTING.
Prabowo bertemu 10 mantan Kapolri dan Kapolri Suyudi di Hambalang, di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan.