Advertisement

Mudahkan Akses BBM, Unit Pertashop di DIY Akan Ditambah

Sunartono
Minggu, 27 September 2020 - 06:57 WIB
Sunartono
Mudahkan Akses BBM, Unit Pertashop di DIY Akan Ditambah Kegiatan sosialisasi BPH Migas, Sabtu (26/9/2020). - Ist/bph.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah Pertamina Shop (Pertashop) saat ini baru tersedia sebanyak enam unit di wilayah DIY. Pertamina berencana menambahkan unit pertashop di wilayah DIY untuk memberikan kemudahan akses Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama kepada masyarakat desa.

Sekretaris BPH Migas Bambang Utoro menyatakan dengan masih minimnya jumlah Pertashop di DIY, pihaknya mendorong agar segera didirikan terutama di Bantul dan Kota Jogja yang belum ada unitnya. Pertashop merupakan unit usaha pom mini resmi milik Pertamina yang saar ini sudah ada di Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo. Sosialisasi kepada masyarakat pun terus dilakukan salah satunya melalui kegiatan bertajuk Sosialisasi Tugas Fungsi dan Capaian Kinerja Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi di, Karangtengah Imogiri, Bantul Sabtu (26/9/2020).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Beromzet 1 Kiloleter per Hari, Pertashop di Cangkringan

“Dalam hal ini kami akan melakukan pengawasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Lembaga kami, agar masyarakat terjamin kesediaan BBM, termasuk gas elpiji,” terang dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com.

Sales Branch Manager Pertamina Rayon III DIY Joko Priyambodo menyatakan Pertashop merupakan usulan dari Kemendagri untuk memudahkan masyarakat di desa yang masih kesulitan mendapatkan BBM. Kemudian Pertamina menyediakan lembaga penyalur kecil untuk menjangkau wilayah desa melalui Pertashop. Komoditasnya terdiri atas pertamax, pelumas serta bright gas. Pihaknya merencanakan menambah Pertashop di DIY yang saat ini baru tersedia enam unit.

“Saat ini baru ada enam unit tersebar di Gunungkidul, Kulonprogo dan Sleman, tahun depan akan kami upayakan penambahan karena di lapangan banyak permintaan terkait Pertashop. Karena ini resmi Pertamina sehingga harganya juga sama dengan di SPBU,” katanya.

BACA JUGA : Pertamina Salurkan Bantuan Bahan Pangan ke DIY

Ia menambahkan SPBU milik Pertamina  semua operator harus melaksankan protokol Kesehatan dengan ketata selama pandemi berlangsung. Operator yang selalu berhadapan dengan konsumen selalu dicek suhu tubuhnya. “Termasuk disediakan sarana prasarana untuk cuci tangan.  Setiap harinya selalu memonitor apakah tindakan sesuai protokol kesehatan sudah dilakukan atau belum,” ujarnya.

Anggota DPR RI Gandung Pardiman menyatakan pengawasan distribusi BBM dan Migas di DIY sangat penting dilakukan agar masyarakat tidak sulit mendapatkan. Mengingat BBM menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Sehingga Satgas pengawasan sangat dibutuhkan untuk melakukan kontrol terhadap proses distribusi.

“Pengawasan ini penting untuk melihat fakta distribusi di lapangan agar tidak terjadi kelangkaan baik BBM maupun gas elpiji. Termasuk sosialisasi ini juga penting sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang jelas,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Daya Beli Masyarakat Rendah, Indef Sebut Gara-gara Harga BBM Naik

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 20:57 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement