Ditangkap di Dlingo, 2 Terduga Pelaku Klithih Dievakuasi ke Playen

Ilustrasi. - Reuters/Dylan Martinez
27 September 2020 13:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kepolisian Playen, Gunungkidul akhirnya mengevakuasi dua orang yang diduga sebagai pelaku kriminalitas jalanan (klitih) yang sempat diamankan di Mapolsek Dlingo, Sabtu (26/9/2020) malam.

Evakuasi yang bertujuan untuk mengantisipasi amuk massa itu sendiri dilakukan oleh petugas gabungan dari Polsek Dlingo, Sabhara Polres Bantul, Polsek Playen dan Sabhara Polres Gunungkidul.

Baca juga: Kesadaran Pengunjung dan Pedagang Kawasan Malioboro Perlu Ditingkatkan

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan, dua orang pelaku tersebut adalah A, 15, warga Desa Panggungharjo, Sewon dan FC, 19, warga Ngadinegaran, Kota Jogja. Keduanya sempat diamankan di Mapolsek Dlingo, sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Playen.

“Karena lokasi kejadian ada di Playen. Sejauh ini kami masih mengejar dua pelaku lainnya,” katanya, Minggu (27/9/2020).

Baca juga: Tak Semua Pasien OTG Bersedia Isolasi di Selter

Adapun aksi klitih sendiri terjadi di timur Jembatan Playen, Gunungkidul, Sabtu (26/9/2020) sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu Tegar Febriansah, 18, dan Famujianto, 20, warga Desa Temuwuh, Dlingo itu berboncengan menggunakan sepeda motor dan hendak pulang ke rumahnya usai mengunjungi rumah temannya di wilayah Desa Getas, Playen, Gunungkidul.

Memasuki timur jembatan Getas, mendadak dari belakang muncul empat orang pelaku. Keempatnya memepet korban, dan lalu melakukan pembacokan. Alhasil, satu korban terluka di bagian jari tangan. Merasa terancam, kedua korban langsung balik arah menuju ke Desa Getas dengan harapan mendapatkan pertolongan warga.

Warga langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur ke arah Dlingo. Dua orang pelaku, A dan FC berhasil diamankan di Dusun Dlingo, Dlingo, sebelum diamankan di Mapolsek Dlingo, karena sempat menjadi bulan-bulanan massa. Sedangkan dua pelaku lainnya, masih dalam pengejaran petugas Polsek Playen.