Advertisement

Jalan Kemasan Kotagede Ditutup, Ini Penyebabnya

Catur Dwi Janati
Senin, 28 September 2020 - 20:17 WIB
Sunartono
Jalan Kemasan Kotagede Ditutup, Ini Penyebabnya Ilustrasi

Advertisement

Harianjogja.com, KOTAGEDE - Proyek Saluran Air Hujan (SAH) Jalan. Kemasan dan Sistem Pemanfaatan Air Hujan (SPAH) tengah berlangsung sesuai jadwalnya yakni di akhir September. Dalam kurun waktu yang lama, ruas Jalan Kemasan terpaksa ditutup selama proyek berlangsung.

Kepala Seksi Peningkatan Pengairan dan Drainase, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja, Herka Hanung Wijaya dihubungi pada Senin (28/9/2020) menyampaikan bahwa penutupan Jalan Kemasan akan diberlakukan selama kurang lebih dua bulan. Pasalnya baik di sini kiri maupun kanan Jalan Kemasan juga tengah berlangsung pengerjaan proyek SPAH. Hal itu sekaligus menambah jumlah sumur resapan yang ada.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Kotagede Akan Ditata, Ini Konsepnya

Dijelaskan Herka, pembuatan SPAH dimaksudkan untuk konservasi air sehingga air hujan tidak semua dialirkan ke sungai. Terlebih menurut Herka lokasi lokasi Jalan Kemasan berdasarkan hasil pengeboran merupakan tabah berpasir yang sangat cocok untuk SPAH. Dia menambahkan jika rencananya ada 100 titik SPAH yang akan dikerjakan.

Proyek pembangunan SPAH diterangkan Herka satunya ketika dengan proyek SAH Jalan. Kemasan. Rencananya proyek pembangunan akan dilakukan per penggal 100 meter. "Insyaallah nanti akan kita evaluasi berdasarkan kondisi di lapangan dan kebutuhan," terangnya.

BACA JUGA : Kotagede Terus Didorong Jadi Heritage City 

Dalam surat pemberitahuan diketahui bahwa ruas Jalan Kemasan yang dimulai dari simpang Jalan. Karanglo sampai dengan pertigaan Jalan Nyi Pembayun akan ditutup dri 28 September 2020 sampai 30 November 2020. Hal itu membuat sejumlah tempat pelayanan publik seperti RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede mengalami keterbatasan akses.

Terkait keterbatasan akses rumah sakit, Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Jogja Hari Purwanto mengatakan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak pelaksana proyek untuk menyediakan jalur khusus bagi rumah sakit. Sehingga ketika pengerjaan masih di penggal selatan, rumah sakit dapat mendapat akses khusus. Dia menambahkan jika akses jalan kampung cukup muat untuk melintas ambulans karena lebar jalan selebar tiga meter.

BACA JUGA : Menakut-nakuti Korban dengan Ular, Pelaku Rampas Sepeda

"Untuk akses khusus ke PKU agar tetap diberikan dari sisi utara, kecuali ketika pas pekerjaan sampai tepat di depan PKU, akses terpaksa lewat jalan kampung, lewat belakang," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement