Pembayaran Non-Tunai di TPR Wisata Gunungkidul Molor, Ini Penyebabnya
Perluasan pembayaran non-tunai di lima TPR wisata Gunungkidul tertunda karena pengadaan mesin, CCTV, genset, dan jaringan internet.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menunggu keseriusan investor untuk membangun Taman Safari Panggang.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Gunungkidul, Irawan Jatmiko, mengatakan pemkab membuka kesempatan seluas-luasnya bagi investor untuk menanamkan modalnya di Bumi Handayani. Salah satunya wacana pembangunan taman safari di Kapanewon Panggang.
BACA JUGA: Pak Guru di Nglipar Digerebek Saat Berduaan di Kamar, Selingkuhannya Mengaku Takut Mati Lampu
Menurut dia, pemkab sudah mengeluarkan rekomendasi tata ruang. Namun, pembangunan masih butuh proses panjang karena harus mengurus berbagai izin mulai dari pertimbangan teknis di BPN, izin lokasi hingga kebutuhan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) di sekitar lokasi. “Sekarang masih dalam proses mengurus izin lainnya,” kata Irawan kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).
Irawan memastikan semua perizinan harus dilengkapi sehingga tidak menimbulka masalah di kemudian hari. Oleh karenanya, ia meminta kepada investor segera merampungkannya agar pembangunan bisa direalisasikan. “Kabar terakhir sedang mengurus pertimbangan teknis ke BPN. Untuk penyelesaian izin kami tunggu dan akan memfasilitasi sesuai dengan prosedur yang ada,” katanya.
BACA JUGA: PNS Diadukan ke Bawaslu Setelah Pasang Status WA Berisi Foto Paslon Pilkada
Sesuai dengan perencanaan awal, lokasi yang akan dibangun taman safari seluas 50 hektare yang meliputi lahan di Kalurahan Girisekar dan Girisuko di Kapanewon Panggang. Selain itu, konsep yang dikembangkan juga berbeda dengan taman safari lainnya yang berada di Bogor atau Pasuruan. Pasalnya, Taman Safari Panggang tidak hanya menyajikan wahana kebun binatang, tetapi juga memadukan kesenian adat dan budaya yang dimiliki. “Jadi tidak hanya menyajikan kebun binatang, tapi juga ada atraksi seni budaya,” katanya.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang atau Kundha Niti Mandala Sastra Tata Sasana Gunungkidul Winaryo mengatakan sudah mengeluarkan rekomendasi tata ruang di akhir Apri lalu. “Tugas kami memfasilitasi hingga rekomendasi tata ruang keluar,” katanya.
“Proses sudah selesai dan rekomendasi sudah diberikan kepada investor,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perluasan pembayaran non-tunai di lima TPR wisata Gunungkidul tertunda karena pengadaan mesin, CCTV, genset, dan jaringan internet.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 di MPP, SIM Keliling SCH, dan SIMMADE beserta jam layanan serta persyaratannya.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.