Hilang Indra Penciuman, Awal Mula Karyawan Warung Mi di Kotabaru Ketahuan Terinfeksi Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
01 Oktober 2020 17:37 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot Jogja mengungukapkan awal mula karyawan mi di daerah Kotabaru, Jogja ketahuan terinfeksi Covid-19.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa mulanya karyawan warung mi yang terkonfirmasi positif sempat mengeluhkan indra penciumannya yang menghilang.

"Sebenarnya kasusnya sudah tanggal 15 September 2020, salah satu pegawainya itu kehilangan indra penciumannya. Kemudian sudah diminta isolasi, Swab, 25 September 2020 hasilnya keluar kemudian isolasi," terangnya.

Disebutkan Heroe di wilayah Gondokusuman, dua hari lalu telah bertemu pimpinan warung mi, kemudian ditutup dan dilakukan disinfektan. "Juga melakukan Tracing apakah ada potensi berkembang di sana," jelasnya.

Jika dilihat dari awal gejala muncul, Heroe mengatakan sudah 15 hari lebih karyawan warung mi yang positif jalani isolasi.

"Kita sekarang memetakan men-tracing apakah ada sebaran di sana, melakukan maping terhadap intensitas interaksi nya termasuk kalau sudah ada hasil Rapid Test-nya, nah rapidR Test akan menjadi bahan Tracing apakah langsung di Swab atau apa, teman-teman [Dinkes] yang menentukan," tegasnya.

BACA JUGA: 37 Kasus Positif Covid-19 Hari Ini di DIY, 24 Didominasi Sleman

Camat Gondokusuman, Guritno menjelaskan jika warung mi telah ditutup sejak Selasa (29/9/2020). Disinfektasi area warung pun telah dilakukan sehari berselang setelah penutupan. Dijelaskan Guritno setidaknya 30 karyawan warung pun menjalani RDT. "Sudah di-rapid semua dan kebanyakan non-reaktif," terang Guritno pada Kamis (1/10/2020).

Disebutkan Guritno dari 30 karyawan yang jalani RDT, empat diantaranya reaktif.