Advertisement
Pesepeda Meninggal Dunia di Jalan Godean karena Kelelahan
Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Diduga kelelahan, seorang pesepeda mengalami henti napas hingga meninggal dunia di Jalan Godean Km 7,5 Kecamatan Godean, Sleman pada Senin (5/10/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.
Pesepeda tersebut merupakan warga Dusun Pandean V, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean berinisial RBH, 44. Ia diketahui baru pulang kerja saat peristiwa tersebut terjadi.
Advertisement
Kanit Reskrim Polsek Godean, Iptu Bowo Susilo menerangkan ia langsung meluncur ke lokasi kejadian begitu mendapat laporan adanya pesepeda yang henti nafas tersebut. "Betul, ada pesepeda yang meninggal di Jalan Godean KM 7,5," katanya ketika dikonfirmasi wartawan pada Senin petang.
Menurut informasi yang ia himpun dari saksi, pesepeda tersebut mengayuh sepedanya sepulang kerja dari Demak Ijo menuju arah barat ke arah rumahnya di Pandean V, Sidoluhur. Lantaran sempat kelelahan, korban berhenti di pinggir jalan.
Korban diketahui sempat istirahat sejenak dan minum air. "Dia sempat minum, duduk, tapi langsung pingsan. Saksi langsung menghubungi kami," ujarnya.
BACA JUGA: Sudah Dinyatakan Sembuh, Para Mantan Pasien Covid-19 Kini Rasakan Jantungnya Bermasalah
Setelah melalui pemeriksaan medis, RBH dinyatakan meninggal dunia lantaran kelelahan. Tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. "Di tubuhnya juga nggak ada tanda-tanda habis kesenggol kendaraan lain. Memang kelelahan," lanjutnya.
Dari kejadian ini, Polsek Godean langsung menghubungi keluarga yang bersangkutan. Dari keluarga, Bowo mendapat informasi jika RBH memang hobi bersepeda. Bahkan, keluarga menyebut korban masih kelelahan karena pada Minggu (4/10/2020) kemarin bersepeda sampai Gua Kiskendo di Kulonprogo yang jalurnya menanjak.
"Keluarga tidak menyebut ada penyakit bawaan. Mereka kaget, tapi sudah menerima," kata Bowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- DPRD DIY Temukan Pekerja Sentra Bambu Belum Terkaver BPJS
- Telur Rp38.000 dan Cabai Rp100.000 per Kg, DPRD DIY Desak Pengawasan
- Pelayanan Publik Pemkab Bantul Dinilai ORI DIY, Ini Hasilnya
- Hore! Tol Jogja-Solo 7,96 Km ke Gamping Siap Digarap
- Dishub Bantul Siapkan Pengamanan Ramadan dan Arus Mudik Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement







