Kadin Fokus Gerakkan Sektor UMKM Hadapi Pandemi Covid-19

Ketua Kadin DIY GKR Mangkubumi membuka Muskab Kadin Sleman, Sabtu (10/10/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
10 Oktober 2020 18:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sleman akan membantu pemerintah untuk membangkitkan sektor UMKM menghadapi pandemi Covid-19. Sebab, kunci untuk menggerakkan perekonomian selama pandemi salah satunya dengan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ketua Kadin Sleman terpilih, Wahyu Widada mengatakan ia akan melakukan konsolidasi di internal lebih dulu untuk menentukan program kerja ke depan. Hal ini dilakukan untuk menjalankan peran Kadin di masyarakat. Masing-masing pengurus sudah mengampuh bidang masing-masing.

Baca juga: PHRI: Restoran Rugi Rp20 Triliun karena PSBB Jilid II di Jakarta

"Terutama teman-teman yang mengampu bidang UMKM dalam kondisi saat ini yang kami perhatikan, ditingkatkan dan digalakkan. Ini (program kerja) yang akan kami fokuskan," katanya usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Sleman periode 2020-2025, Sabtu (10/10/2020).

Menurutnya, sektor UMKM akan menjadi fokus pembenahan untuk ikut membantu pemerintah dan pelaku UMKM agar bisa segera bangkit. Misalnya, kata Wahyu, Kadin akan menggandeng pihak perbankan untuk bisa menyalurkan kredit lunak kepada UMKM.

"Kebetulan Wakil Ketua Kadin Sleman yang bergerak di bidang perbankan. Kami akan konsolidasikan dulu apakah bisa perbankan bisa memberikan kredit lunak bagi UMKM," katanya.

Baca juga: Di Singapura, Ibu Melahirkan Dapat Bantuan Dana Rp32 Juta

Sementara Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi berharap pengurus Kadin untuk meningkatkan sinergi dengan pemerintah. Dia berharap agar Kadin ikut membantu pemerintah dalam pembangunan di masing-masing kabupaten/kota.

Oleh karenanya, konsultasi pembangunan juga dilakukan dengan dinas-dinas terkait. Seperti Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) agar bisa mengetahui lokasi-lokasi mana yang bisa dilakukan untuk lokasi usaha. "Banyak pengusaha yang tidak tahu soal perizinan dan lokasi yang layak untuk dibangun untuk tempat usaha," katanya usai membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) Kadin Sleman.

Wakil Ketua Kadin DIY Wawan Harmawan menambahkan, Kadin yang memiliki banyak anggota dari berbagai asosiasi dan himpunan pengusaha akan bahu-membahu untuk mengentaskan masalah kemiskinan di Sleman dengan meningkatkan peran UKM. "Bagaimanapun, UKM menjadi salah satu tonggak ekonomi yang harus digerakkan," katanya.