Investor Jepang Lirik Semin, Gunungkidul Siapkan Lahan Industri
Pemkab Gunungkidul siap memfasilitasi minat investor Jepang untuk membangun pabrik kerajinan kulit, dengan menyediakan lahan 2 hektare di Kawasan Industri Semin
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul bakal menyelenggarakan debat perdana calon kepala daerah pada Selasa (27/10/2020) mendatang. Calon bupati diminta mempersiapkan diri secara maksimal karena debat sebagai salah satu sarana mengenalkan diri serta visi misi yang diusung kepada masyarakat.
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan debat pasangan calon (paslon) kepala daerah akan diselenggarakan tiga kali. Debat pertama digelar pada Selasa pekan depan. Dua debat lainnya digelar pada Selasa (3/11/2020) dan Selasa (10/11/2020) mendatang.
BACA JUGA: Nelayan Pantai Drini Panen Ikan Layur, Penjualan ke Cilacap
“Debat dilaksanakan berselang satu pekan. Berhubung ada pandemi Corona, maka semuanya dilaksanakan di studio dan disiarkan secara langsung dengan durasi 2,5 jam,” kata Hani kepada Harianjogja.com, Selasa (20/10/2020).
Dia mengatakan debat pertama akan menghadirikan calon bupati. Debat kedua menghadirkan calon wakil bupati. Debat terakhir akan menghadirkan seluruh pasangan calon kepala daerah. “Kami sudah mulai mempersiapkan. Selain itu, kami juga sudah berkoordinasi dengan tim sukses untuk membahas masalah pelaksanaan debat,” icap dia.
Hani mengatakan debat di setiap penyelenggaraan memiliki tema yang berbeda. Debat perdana yang menghadirkan calon bupati bakal mengambil tema kemiskinan, kesejahteraan sosial dan kemandirian desa. “Untuk rumusan debat, kami tidak sendirian karena menggandeng akademisi dan profesional,” tutur dia.
BACA JUGA: Lumbung Pangan Mataram Disuntik Danais
Menurut dia, penyelenggaraan debat menjadi salah satu cara untuk mengenalkan sosok dan visi misi setiap pasangan kepada masyarakat. Oleh karenanya, ia meminta kepada seluruh pasangan calon untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. “Ini sebagai sarana pengenalan, jadi harus dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Hani memastikan setiap paslon dilarang membawa pendukung ke studio. Sama seperti pada saat penyelenggaraan pengundian nomor urut, jumlah peserta yang hadir dibatasi. Selain paslon dan empat orang perwakilan dari tim sukses, debat hanya dihadiri oleh anggota KPU sebanyak lima orang dan perwakilan dari bawaslu dua orang.
“Selebihnya tidak boleh ada yang hadir ke studio. Kami berharap setiap pasangan mematuhi aturan tersebut karena sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona,” katanya.
BACA JUGA: Pemda Akan Terapkan Tanda Tangan Elektronik Gubernur DIY
Anggota KPU Gunungkidul Andang Nugroho mengatakan selain persiapan debat untuk calon kepala daerah, pihaknya juga sudah mulai memproses untuk percetakan surat suara. Adapun pencetakan suara sebanyak jumlah DPT ditambah cadangan sebesar 2,5%.
“Masih proses menunggu pemenang. Setelah rekanan ditetapkan, maka proses pencetakan bisa dimulai,” katanya.
Menurut Andang KPU juga sudah berkoordinasi dengan masing-masing calon untuk memasang gambar di surat suara. Secara umum tidak ada masalah berkaitan dengan desain gambar di surat suara. “Perwakilan paslon sudah diundang dan semuanya sudah menyetujui untuk desain gambarnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul siap memfasilitasi minat investor Jepang untuk membangun pabrik kerajinan kulit, dengan menyediakan lahan 2 hektare di Kawasan Industri Semin
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.
Sidang dugaan pelecehan seksual terhadap anak di Bantul memasuki pemeriksaan saksi. Massa mengawal persidangan dan meminta proses hukum berjalan adil.
Kelurahan Gowongan mengenalkan budaya pilah sampah kepada anak PAUD melalui dongeng, buku cerita bergambar, dan kegiatan kreatif dalam Gebyar PAUD 2026.
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
SDN Pingit di Kota Jogja hanya menerima 11 murid baru pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah memperkuat kolaborasi agar tetap bertahan di tengah minimnya siswa.