Kisah Paskibraka Nasional 2026: Melawan Minder hingga ke Istana
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Dua nelayan di Pantai Ngandong, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, merapikan jaring yang digunakan untuk menangkap ikan, Kamis (13/2/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Beberapa hari terakhir, nelayan kawasan Pantai Drini Gunungkidul sedang panen hasil tangkapan ikan layur. Hasil tangkapan lebih dari satu kuintal dalam sekali melaut dengan perahu motor tempel.
Petugas timbang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Drini Budi di Gunungkidul, Selasa (20/10/2020), mengatakan panen ikan jenis layur sejak awal Oktober 2020, dan diperkirakan hingga beberapa hari mendatang.
"Nelayan rata-rata menjual ke TPI sebanyak satu kuintal per hari. Belum jenis ikan yang lainnya," kata Budi.
Baca Juga: Tingkatkan Ketahanan Pangan, Polda DIY Salurkan 1.200 Bibit Pohon Cengkeh di Kulonprogo
Ia mengatakan hasil tangkapan ikan layur yang sudah dibeli di TPI Drini, langsung dikirim ke Cilacap, Jawa Tengah. Di TPI Drini ada empat pengepul yang membeli ikan khusus layur. Harga layur hitam Rp20.000 per kilogram, kuning Rp27.000 per kilogram dan kecil Rp12.000 per kilogram.
"Kami pernah sehari menerima 3 ton ikan dari nelayan. Ikan ini untuk memenuhi permintaan dalam negeri, dikirim juga ke luar negeri," kata dia.
Budi mengatakan, ada belasan nelayan setiap hari mencari ikan di kawasan pantai selatan Gunungkidul yang bersandar di Pantai Drini. Untuk beberapa hari terakhir, selain ikan bawal, juga ikan lainnya didapatkan para nelayan.
"Saat musim ikan seperti ini, seluruh nelayan melaut. Hal ini untuk mengantisipasi musim paceklik ikan dengan pendapatan yang minim," katanya.
Baca Juga: Dengan BPJS, Masalah Kesehatan Lebih Terjamin
Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul Surisdiyanto mengatakan kondisi gelombang dan angin saat ini memang tengah bersahabat. Sehingga nelayan bisa melakukan aktivitas menangkap ikan dengan maksimal. Pihaknya tetap mengimbau kepada nelayan untuk tetap menggunakan pelampung.
"Meski kondisi angin dan gelombang sangat bagus, kami mengimbau kepada nelayan untuk memakai pelampung sebagai alat pelindung diri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Sekitar 1.500 pendaki telah registrasi melalui jalur Cemoro Sewu untuk mengikuti upacara HUT RI ke-81 di Gunung Lawu.
Polda Metro Jaya menyiapkan 27 kantong parkir di Monas, GBK, Kemayoran-Ancol saat perayaan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Harga emas dunia diproyeksikan menguat pekan depan. Emas diperkirakan bergerak US$4.186-US$4.572 per troy ounce.
Karhutla Gunung Bromo telah dipadamkan, tetapi tim gabungan tetap siaga mengantisipasi bara dan titik asap baru di kawasan tersebut.
RSUD Manggarai rusak akibat gempa M7,7. BNPB menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal untuk menjaga layanan kesehatan.