Pemkot Jogja Khawatir Corona Melonjak Setelah Libur Panjang, Shelter Penampung Pasien Sudah Disiapkan

Ilustrasi. - Freepik
30 Oktober 2020 05:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Shelter Penanganan Covid-19 Kota Jogja siaga jika keadaan darurat terjadi selama cuti dan libur panjang. Saat ini kapasitas ruangan shelter relatif masih banyak.

Penanggung Jawab Shelter Penanganan Covid-19 Kota Jogja yang sekaligus Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat cukup khawatir dengan situasi libur panjang ini. Meski difungsikan untuk warga Kota Jogja namun shelter siap sewaktu-waktu jika dibutuhkan dalam kondisi kedaruratan menghadapi libur panjang kali ini. "Kita shelter itu kita fungsikan untuk masyarakat kota Jogja yang domisilinya Kota Jogja atau KTP Jogja tetapi kalau ada suatu kedaruratan tertentu kami tetap siap untuk bisa support terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah untuk pelaksanaan Shelter Bener," ujarnya pada Kamis (29/10/2020).

BACA JUGA: 100 Wisatawan di Tebing Breksi Ikut Rapid Test, 3 Orang Reaktif

Agus mencontohkan seperti kasus adanya warga melakukan perjalanan dari Kalimantan dan ternyata diketahui positif. "Kita sudah siapkan itu, tetapi haris ada mekanisme nya khusus, karena itu orangnya berbeda peruntukannya berbeda maka ada mekanisme lain. Kondisi-kondisi semacam itu kita harus siap," jelasnya

"Khusus untuk libur panjang ini cukup mengkhawatirkan. Saya tetap berharap masyarakat, penyelenggara pariwisata dan pengunjung itu juga mohon bisa untuk menerapkan protokol kesehatan dengan sebetulnya-betulnya karena itu lah jawabannya yang bisa kita laksanakan supaya tidak terjadi penyebaran lagi," tegasnya.

Berdasarkan data yang masuk pada Selasa (27/10/2020) jumlah penghuni shelter ada 13 orang. Kenaikan jumlah pasien OTG terjadi dari kasus satu keluarga yang beranggotakan enam orang di Tegalrejo yang terpapar Covid-19 klaster bank. Hingga saat ini tidak ada pasien OTG Selter Rusunawa Bener yang harus di rujukan ke rumah sakit. "Kemarin aja yang hamil itu juga alhamdulillah sembuh sudah melewati masa isolasi. Kemarin juga ada anak-anak umur tiga tahun ini masih ada di sana dan menunya kita khususkan sendiri," tandasnya.