Tiga Peserta Protes Hasil Pengumuman CPNS Gunungkidul

Bupati Gunungkidul, Badingah menyerahkan SK kepada CPNS yang dinyatakan telah lolos seleksi, Selasa (12/2/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
04 November 2020 13:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul mendapatkan tiga protes berkaitan dengan hasil pengumunan CPNS yang dilaksanakan pada Jumat (30/10/2020). Meski demikian, sanggahan yang diajukan peserta dinyatakan tidak kuat sehingga tak mengubah hasil yang diumumkan.

Kepala Bidang Formasi Pengembangan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Reni Linawati mengatakan, hasil seleksi CPNS sudah diumumkan pada Jumat akhir pekan lalu. Berdasarkan hasil seleksi ada 244 peserta yang diterima sebagai CPNS.

Baca juga: Jaksa Agung Divonis Bersalah Sebut Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM Berat

Menurut dia, setelah pengumuman hasil seleksi, peserta yang merasa keberatan dan hasil tersebut diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan. Proses pengajuan sanggahan berakhir pada Selasa (3/11/2020) dan ada tiga peserta yang melayangkan protes.

Meski demikian, sambung Reni, berdasarkan hasil dari klarifikasi atas sanggahan tersebut protes dinyatakan tidak memiliki dasar sehingga tidak berpengaruh terhadap hasil yang telah diumumkan. “Memang ada tiga peserta yang protes, tapi setelah ditindaklanjuti dinyatakan tidak diterima berkaitan dengan keberatan yang dilayangkan,” katanya kepada wartawan, Rabu (4/11/2020).

Dijelaskan Reni, setelah pengumuman ini, peserta yang dinyatakan lolos diminta mengumpulkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mendapatkan Nomor Induk Kepegawaian (NIK) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Tenggat waktu penyerahan dilaksanakan paling lambat 15 November mendatang.

Baca juga: KSPI Persoalkan Sejumlah Pasar UU Cipta Kerja ke MK

“Proses pemberkasan diakukan secara online dengan berkas diunggah ke aplikasi yang disediakan. Nantinya tim di daerah akan melakukan verifikasi, jika berkas dinyatakan memenuhi syarat maka akan dilanjutkan ke BKN untuk proses mendapatkan NIK,” katanya.

Menurut dia, rekrutmen kali ini tidak semua formasi dapat terisi. Pasalya, dari 250 kebutuhan pegawai hanya terisi sebanyak 244 formasi. Reni menjelaskan, ada enam formasi yang tidak terisi karena pada saat pendaftaran tidak ada peserta yang mendaftar. “Lowongan yang kosong berasal dari formasi kedokteran,” imbuhnya.

Salah seorang warga Kapanewon Karangmojo, Wuragil Dedi mengatakan, dirinya sudah melihat pengumuman hasil seleksi CPNS. Dari hasil tersebut, ia mengaku senang karena adiknya lolos sebagai salah satu guru di wilayahnya. “Sudah lihat hasilnya dan adik saya dinyatakan lolos sebagai CPNS,” katanya.