SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Terungkapnya ratusan santri dan pengasuh di Pondok Pesantren Krapyak terinfeksi virus corona berawal dari salah satu santri yang baru datang dari luar daerah.
Kepala Desa Panggungharjo sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pesantren Krapyak, Wahyudi Anggoro Hadi mengatakan kasus terkonfirmasi positif yang ditemukan di pesantren Krapyak itu bermula dari satu santri yang baru datang dari salah satu daerah menunjukan gejala yang mengarah penyakit Covid-19.
BACA JUGA : Covid-19 Pukul Telak Pondok Pesantren
“Kemudian pengasuh pesantren berinisiatif melakukan swab pada santri tersebut dan diketahui hasilnya positif pada 23 Oktober,” katanya Kamis (5/11/2020) malam.
Kemudian pada 24 Oktober pengasuh pesantren berinisiatif melakukan tracing mandiri kepada 78 santri dan diketahui 64 santri di antaranya positif. Lalu 27 Oktober dilakukan tracing lagi yang menyasar 210 santri dan pengurus pesantren dan diketahui ada 131 yang positif sejak 3-5 November. “Yang 64 positif hasil tracing pertama sudah sembuh ada tiga orang,” ujar Wahyudi.
Sampai Kamis (5/11/2020) malam dari semua yang dinyatakan positif sebagian besar adalah orang tanpa gejala (OTG) sehingga karantina cukup di salah satu kompleks yang dikhususkan karantina. Hampir semua yang positif tersebut adalah santri putri. “Yang putra hanya 11 orang dan sudah dikirim ke selter kabupaten,” ujar Wahyudi.
BACA JUGA : Warga Ponpes yang Terinfeksi Terus Bertambah, Covid-19
Lebih lanjut Wahyudi mengatakan sebenarnya protokol kesehatan saat kedatangan santri beberapa waktu lalu sudah dilakukan. Di Krapyak terdapat sekitar 8.000an santri. Tiap kompleks jumlahnya puluhan sampai ratusan santri. Dari jumlah tersebut yang sudah datang sekitar 2.800 santri di 18 kompleks. Proses kedatangan santri dilakukan secara bertahap dengan jumlah 200 santri per kedatangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.