Advertisement
Malioboro Tertutup untuk Kendaraan Bermotor Bikin Toko Tekor
Jalur pedestrian di Jalan Malioboro, Kamis (22/10/2020). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Penutupan Malioboro untuk kendaraan bermotor sudah berlangsung lebih dari lima hari. Uji coba rekayasa lalu lintas pendukung jalur pedestrian itu rupanya bikin tekor pemilik toko.
Ketua Paguyuban Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPMAY), Sadana Mulyono, mengatakan rata-rata omzet selama penerapan rekayasa lalu lintas hanya mencapai 20% alias turun 80%.
Advertisement
“Betul-betul sangat parah dengan kondisi seperti ini,” kata dia, Minggu (11/8/2020).
BACA JUGA: Mudah Kok, Begini Cara Cek Bantuan Sosial Tunai Lewat Online
“Bayangkan, pemilik toko harus menggaji karyawan membayar listrik sewa, PBB dan lain-lain. Yang terkena efek tidak hanya pemilik toko, tetapi PKL, pedagang asongan, hingga warung penghuni Pasar Beringharjo. Kalau kami bisa bertahan ya bertahan, kalau tidak ya tutup. Pengusaha tidak akan membuka toko jika tidak ada omzet.”
Sadana menilai perlu ada dialog agar pemilik toko tidak merugi. Dia juga mengusulkan rancangan format berupa penentuan waktu penutupan Jl. Malioboro. Rancangan tersebut yaitu penutupan mulai pukul 18.00 WIB lalu buka kembali pada pukul 22.00 WIB. “Hanya tutup empat jam, itu harapan kami.”
Sebelumnya Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan akivitas perekonomian di Malioboro akan menjadi salah satu aspek yang dikaji sebelum Malioboro diputuskan jadi jalur pedestrian secara penuh. Uji coba kali ini hanya berlangsung dua pekan sejak 3 Novemver lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menhub Pantau Bakauheni, 40 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jawa
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
Advertisement
Advertisement







