Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - DPRD Kota Jogja dan pemerintah daerah setempat mendukung pelaksanaan program belanja daring di pasar tradisional. Bentuk dukungan dengan meningkatkan anggaran di RAPBD 2021 sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi.
“Dukungan ini lebih diarahkan untuk pemberian subsidi ongkos kirim saat konsumen melakukan pembelajaan secara daring di pasar tradisional,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Jogja Oleg Yogan, seperti dikutip dari Antara--jaringan Harianjogja, Senin (9/11/2020).
Program belanja daring di pasar tradisional mulai dilakukan oleh Pemerintah Kota Jogja sebagai salah satu siasat menghadapi penurunan jumlah konsumen di awal masa pandemi, bekerja sama dengan salah satu aplikasi ojek online, Gojek.
Baca juga: Ratusan Santri Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pengurus Ponpes Krapyak
Kerja sama tersebut kemudian semakin ditingkatkan dengan pemberian subsidi ongkos kirim untuk meningkatkan minat masyarakat berbelanja di pasar tradisonal di Kota Yogyakarta.
Anggaran untuk mendukung program belanja daring di pasar tradisional di Kota Jogja yang sudah dialokasikan pada tahun ini sebesar Rp50 juta dan akan ditingkatkan 100% pada RAPBD 2021 atau sebesar Rp100 juta.
“Pemberian subdisi ongkos kirim mampu meningkatkan minat masyarakat berbelanja secara daring di pasar tradisional,” katanya.
Hal tersebut dapat dilihat dari serapan bantuan subsidi ongkos kirim yang mencapai sekitar Rp2,9 juta selama dua pekan sejak program diluncurkan dengan total transaksi pembelanjaan dari konsumen mencapai sekitar Rp30 juta.
“Biasanya, masyarakat masih enggan untuk berbelanja di pasar tradisinal karena keberatan dengan ongkos kirim yang harus dikeluarkan. Konsumen menganggap, nilai belanja yang dikeluarkan tidak sebanding dengan ongkos kirim yang harus dibayarkan,” katanya.
Ia menegaskan, berbelanja secara daring di pasar tradisional memiliki banyak kelebihan yaitu dari sisi keamanan atau kesehatan karena konsumen tidak perlu datang ke pasar yang cukup ramai sehingga protokol jaga jarak untuk mencegah penularan Covid-19 bisa dipatuhi.
Baca juga: Pengajuan Pemohonan Kewarganegaraan Bisa Lewat Apilkasi Sake
“Sedangkan untuk pedagang, tetap memperoleh pendapatan meski kondisi pasar tidak terlalu ramai karena banyak konsumen belanja secara daring,” katanya yang menyebut belanja daring bisa menjaga nilai perputaran uang di pasar.
Sejak diluncurkan, terdapat lima dari total 30 pasar tradisional di Kota Jogja yang mencatatkan transaksi terbesar yaitu di Pasar Beringharjo, Demangan, Kranggan, Giwangan, dan Pathuk.
“Harapannya, program belanja daring ini juga bisa diakses lebih banyak di pasar-pasar tradisional yang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Oktober 2026 di Satpas, SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Cek jadwal SIM Kulonprogo Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIMENOR, dan SIM Keliling lengkap dengan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal KA Bandara YIA Jumat 2 Oktober 2026. Ada 24 perjalanan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya, mulai pukul 04.20 WIB.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)