Objek Wisata Kulonprogo Kian Diminati, Target PAD Terlampaui

Objek wisata Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Minggu (6/1/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
19 November 2020 13:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata di Kulonprogo pada 2020 telah tercapai, bahkan, melampaui target yang ditetapkan dinas pariwisata setempat.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo, Joko Mursito, mengatakan mulanya target PAD wisata pada tahun ini sebesar Rp5 miliar. Namun ada perubahan menjadi Rp2,5 miliar karena pandemi Covid-19. Adapun dari target perubahan itu, PAD yang terkumpul hingga November 2020 sudah mencapai Rp2,7 miliar.

BACA JUGA: Alhamdulillah, 50% Warga Ponpes yang Positif Covid-19 di Bantul Sudah Sembuh

"Alhamdulillah target PAD wisata tahun ini yang sudah disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 telah terlampaui. Dari Rp2,5 miliar, kami dapat Rp2,7 miliar," kata Joko kepada wartawan Kamis (19/11/2020).

Capaian itu berasal dari delapan destinasi wisata yang dikelola Pemkab Kulonprogo, meliputi Pantai Glagah, Pantai Trisik, Pantai Congot, Waduk Sermo, Kebun Teh Nglinggo, Kebun Teh Tritis, Puncak Suroloyo, dan Gua Kiskendo. Dari delapan objek itu, Joko menyebut wisata pantai menjadi penyumbang terbanyak PAD.

 "Yang menyumbang paling banyak itu kawasan pantai, khususnya Pantai Glagah," ujar dia.

Menurut Joko, minat masyarakat berkunjung ke objek wisata di Kulonprogo dalam beberapa bulan terakhir ini mengalami peningkatan. Setidaknya jika dibandingkan dengan awal 2020 ketika pandemi pertama kali melanda global. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan wisata saat libur panjang Maulud Nabi, akhir Oktober kemarin.

BACA JUGA: Kasus Naik, DBD Masih Patut Diwaspadai

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke 32 destinasi wisata di Kulonprogo menembus 51.708 orang. Paling banyak di Pantai Glagah yang mencapai 13.825 wisatawan. Dari jumlah ini, PAD yang diperoleh sebesar Rp 148 juta.

"Ini saya pikir sudah cukup bagus untuk ukuran Kulonprogo, apalagi mengingat libur itu hanya berlangsung selama 4 hari," ujar dia.

Kepala Bidang Destinasi Wisata, Dispar Kulonprogo Muh Juaini, menambahkan jawatannya terus berupaya meningkatkan kunjungan wisata di Kulonprogo selama masa pandemi Covid-19. Berbagai cara dilakukan salah satunya memastikan destinasi wisata di kabupaten ini telah menerapkan protokol kesehatan dan menjamin keselamatan wisatawan.

"Kami juga membantu destinasi wisata perihal pemenuhan fasilitas dan sarana prasarana wisata guna menunjang kenyamanan wisatawan," ucapnya.