Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul optimistis pilkada Bantul 2020 ini berjalan secara damai, aman, dan sehat meski di tengah pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Berbagai cara sudah dilakukan agar Pilkada tidak menjadi klaster baru dalam penularan Covid-19.
Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan berbagai langkah sudah dilakukan untuk menjaga agar pilkada tidak menjadi klaster dalam penularan Covid-19 di antaranya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
BACA JUGA : Ini Besar Modal Awal Abdul Halim dan Suharsono untuk
“Pertama, petugas kami dipastikan bukan sebagai carrier [pembawa virus Covid-19 yang tidak bergejala]. Kedua petugas kami menggunakan alat pelindung diri yang lengkap, misalnya masker, faceshield, dan sarung tangan,” kata Didik, seusai mengunjungi dua pasangan calon bupati dan wakil bupati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Bantul, Kamis (3/12/2020).
Selain memastikan semua petugas tidak terinfeksi virus, Didik juga memastikan area tempat pemungutan suara (TPS) aman dikunjungi pemilih karena ada bilik khusus untuk pasien yang bersuhu di atas 37,3 derajat selsius, kemudian kawasan TPS juga akan disemprot dengan cairan disinfektan secara berkala.
Selanjutnya bagi pemilih juga akan diperiksa suhu, dilengkapi sarung tangan, “Jadi kami optimistis pilkada ini berjalan aman dan sehat dengan tiga treatmen tadi, baik pagi penyelenggara pilkada, bagi pemilih, maupun TPS,” ucap Didik.
Tingginya optimistis KPU Bantul dalam pilkada tahun ini membuat KPU juga memasang target tinggi dalam pasrtisipasi pemilih. KPU Bantul memasang target partisipasi pemilih sebanyak 82% dari total daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan sebanyak 704.688 jiwa.
Menurut Didik partisipasi pemilih tidak hanya ditentukan dalam kondisi pandemi Covid-19, namun berbagai unsur juga menjadi pertimbangan, di antaranya data pemilih dipastikan akurat, sosialisasi yang dilakukan KPU juga masif, dan kontestasi pilkada ini mau tidak mau juga mempengaruhi orang untuk datang ke TPS.
BACA JUGA : PILKADA BANTUL: Persiapan Matang Dilakukan Dua Paslon
Komisioner KPU Bantul Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat, Pendidikan Pemilih, dan SDM, Musnif Istiqomah, sebelumnya juga mengatakan target partisipasi pemilih dalam Pilkada ini lebih tinggi dibanding kabupaten lain bahkan lebih tinggi dari target nasional sebanyak 77%.
“Target 82 persen ini mungkin cukup tinggi ya meski di tengah pandemi, tapi kami optimistis bisa tercapai karena DPT kami cukup valid dan sosialisasi masif,” kata Musnif. Target pilkada tahun ini diakui Musnif juga lebih tinggi dibanding Pilkada 2015 lalu yakni 75,27% dari total DPT 695.855 jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.