Jelang Pilkada, Gerakan Antipolitik Uang Terus Digelorakan

Ilustrasi. - Harian Jogja/Nina Atmasari
05 Desember 2020 10:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Gerakan antipolitik uang terus digelorakan masyarakat jelang Pilkada 9 Desember mendatang. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh warga di Desa Murtigading, Sanden, Bantul.

Kepala desa Murtigading, Sanden, Sutrisno mengatakan, telah ada gerakan melawan politik uang di desanya. Gerakan itu berupa pemasangan spanduk antipolitik uang yang telah dipasang di setiap pedukuhan.

“Kami juga sudah mulai berkoordinasi terkait dengan rencana pembuatan peraturan desa Antipolitik uang, yang tidak hanya melibatkan tim antipolitik uang namun juga Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” katanya, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Bawaslu Telusuri Kasus Pembagian Kalender Paslon di Ngaglik

Sementara langkah dukungan untuk antipolitik uang juga dilakukan oleh aktivis Jogja Corruption Watch (JCW) Baharudin Kamba. Ia menggelar aksi teaterikal seorang diri di kantor Bawaslu Bantul.

“Aksi ini ssbagai bentuk dukungan moral kami atas kinerja Bawaslu Bantul. Harapan kami teman-teman tidak melempem dalam bekerja, utamanya dalam mengantisipasi adanya politik uang,” kata Kamba.

Sementara Ketua Bawaslu Bantul Harlina mengaku mengapresiasi atas dukungan dari JCW jelang Pilkada.

Baca juga: Corona di Jogja Melejit, Begini Komentar Sultan

“Kami dari bawaslu sendiri berusaha menegakkan hukum, meskipun ada banyak halangan. Kami sangat menyambut positif apa yang dilakukan oleh JCW,” ucapnya.