Lengan Marc Marquez Kini Cuma 50 Persen, Dampak Kecelakaan Mandalika
Dokter Samuel Antuña mengungkap kekuatan lengan kanan Marc Marquez kini sekitar 50 persen. Pebalap Ducati itu tetap memburu gelar MotoGP 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Panitia Natal 2020, Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bantul memastikan menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi jemaat saat misa Natal.
Ketua Dewan Paroki Gereja HKTY Ganjuran, Bantul, Ari Setiawan mengatakan, pada perayaan misa Natal kali ini pihaknya tidak hanya menyiapkan petugas mengukur suhu tubuh dan menempatkan wastafel, namun juga menerapkan pembatasan jumlah jemaat yang hadir.
Jika sebelum pandemi, ada 1.200 jemaat hadir, maka kali ini pihaknya akan membatasi sebanyak 600 jemaat. “Itu pun harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Yakni dicek suhu tubuh, cuci tangan pada tempat yang disediakan dan juga mengenakan masker,” katanya, Rabu (15/12).
BACA JUGA : Jelang Natal, Kemenag Imbau Jemaat Patuhi Prokes
Oleh karena itu, untuk mewadahi keinginan umat merayakan misa Natal, dia menyatakan, frekuensi misa ditambah. Jika sebelum pandemi, ada sebanyak empat kali misa, maka kali ini ditambah menjadi tujuh kali.
“Nanti pas tanggal 24 ada tiga kali. Sisanya empat kali saat tanggal 25,” lanjutnya.
Pengetatan lainnya juga dilakukan oleh pihak gereja. Menurut Ari, agar pengawasan dan penerapan protokol kesehatan bisa dimaksimalkan, maka pihaknya membagi umat didasarkan wilayah. Di mana, tiap kali misa, hanya akan ada umat dari tiga atau empat wilayah saja.
“Mereka juga kami bekali id-card sesuai dengan lingkungannya,” paparnya.
BACA JUGA : Jalan Panjang Pembangunan GPdI di Sedayu Bantul
Sementara untuk umat dari luar kota yang pulang kampung dan hendak mengikuti Misa, pihak gereja mewajibkan mereka menyertakan hasil rapid tes atau uji swab. “Selain harus memakai masker, hand sanitizer, mencuci tangan dan tetap menjaga jarak," katanya.
Sebelumnya, Penyuluh Agama Kristen pada Kemenag Bantul, Suyanto mengatakan, hampir semua gereja besar di Bantul sudah memahami kondisi pandemi sehingga ibadah Natal dilakukan secara berkali-kali karena harus mematuhi protokol kesehatan agar bisa menjaga jarak jemaat satu dengan yang lainnya.
Tidak ada batasan harus berapa jemaat yang hadir karena masing-masing gereja berbeda kapasitasnya. “Hanya anak-anak dan usia lanjut dianjurkan tidak ke gereja dan mengikuti ibadah secara daring, live streaming,” ucap Suyanto.
BACA JUGA : Kegiatan Peribadatan Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dokter Samuel Antuña mengungkap kekuatan lengan kanan Marc Marquez kini sekitar 50 persen. Pebalap Ducati itu tetap memburu gelar MotoGP 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.